10 Mitos Kehamilan, Ngidam Makanan Disebut Tentukan Karakter Jabang Bayi
Berikut adalah sepuluh mitos mengenai kehamilan, di antaranya adalah anggapan bahwa mengidam makanan tertentu dapat memengaruhi karakter anak.
Keinginan untuk mengonsumsi makanan tertentu selama masa kehamilan sering kali dianggap dapat mempengaruhi karakter anak. Namun, apakah hal tersebut benar? Menurut Dr. Keven P.M Tali, seorang spesialis kebidanan dan kandungan dari RS EMC Grha Kedoya, pandangan bahwa makanan yang diinginkan berkaitan dengan sifat anak hanyalah sebuah mitos.
"Mitos: Jika kamu mengidam makanan tertentu, artinya bayi akan memiliki sifat yang sama," ungkap Keven, seperti yang dilansir dari laman EMC pada Minggu (19/10).
Ia juga menambahkan, "Fakta: Mengidam adalah fenomena yang sering terjadi pada ibu hamil, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa makanan yang diidamkan memengaruhi sifat atau karakter bayi."
Selain isu tentang ngidam, terdapat berbagai mitos lain mengenai kehamilan yang sering beredar di masyarakat.
Mitos: Kehamilan selalu menyebabkan mual dan muntah. Kenyataannya, tidak semua wanita hamil mengalami gejala tersebut. Mual dan muntah, yang dikenal dengan istilah morning sickness, hanya dialami oleh sebagian wanita, terutama pada trimester pertama, dan tidak semua orang merasakannya.
Mitos: Tidak boleh berolahraga saat hamil. Sebenarnya, wanita hamil diperbolehkan dan bahkan dianjurkan untuk berolahraga, dengan catatan memilih jenis dan intensitas yang sesuai. Aktivitas fisik dapat berkontribusi pada kesehatan fisik dan mental ibu hamil.
Mitos: Menghindari makanan tertentu akan membuat bayi lahir lebih baik. Meskipun ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan, seperti makanan mentah dan berisiko tinggi, yang lebih penting adalah menjaga pola makan seimbang yang kaya akan gizi untuk kesehatan bayi.
Hamil di Usia Tua Berisiko
Mitos: Hamil di usia tua selalu berisiko tinggi Faktanya, meskipun ada peningkatan risiko tertentu seiring bertambahnya usia, banyak wanita berhasil hamil di usia 35 tahun ke atas dan melahirkan dengan sehat jika mendapatkan perawatan prenatal yang memadai. Dengan perhatian dan perawatan yang tepat, banyak dari mereka dapat menjalani kehamilan yang normal dan sehat.
Mitos: Wanita hamil harus makan untuk dua orang Sebenarnya, wanita yang sedang hamil tidak perlu mengonsumsi kalori dua kali lipat. Sebaliknya, mereka disarankan untuk lebih memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi serta memastikan asupan nutrisi yang seimbang dan bergizi demi kesehatan ibu dan bayi.
Mitos: Celana ketat bisa menekan bayi dalam kandungan Sebenarnya, mengenakan celana ketat tidak membahayakan janin yang sedang berkembang. Namun, ibu hamil disarankan untuk memilih pakaian yang nyaman dan memberikan cukup ruang gerak agar merasa lebih baik selama masa kehamilan.
Stress Bisa Pengaruhi Bayi
Mitos: Stres selama kehamilan akan memengaruhi bayi Faktanya, meskipun stres yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan, tingkat stres tertentu dalam kehidupan sehari-hari adalah hal yang wajar. Mengadopsi teknik relaksasi dan mindfulness dapat membantu mengurangi efek negatif dari stres.
Mitos: Semua pemeriksaan kehamilan wajib diikuti Faktanya, meskipun ada anjuran untuk melakukan pemeriksaan tertentu, tidak semua pemeriksaan kehamilan bersifat wajib. Penting untuk berdiskusi dengan dokter guna membuat keputusan yang tepat terkait pemeriksaan yang perlu dijalani.
Mitos: Bayi akan lebih aktif di malam hari saat ibu tidur Faktanya, perilaku bayi di dalam kandungan tidak berkaitan langsung dengan pola tidur ibu. Aktivitas bayi dapat bervariasi, dan ada kalanya bayi lebih aktif saat ibu sedang beristirahat.
Mitos Kehamilan Perlu Dicek Faktanya
Keven menjelaskan bahwa kehamilan merupakan pengalaman yang menakjubkan bagi setiap wanita, namun sering kali informasi yang beredar di masyarakat dapat menimbulkan kebingungan. Banyak mitos yang beredar mengenai kehamilan, sehingga penting untuk memahami fakta-fakta yang benar demi menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Memahami fakta-fakta tersebut dapat membantu ibu hamil dalam merawat diri dengan lebih baik serta menghindari mitos yang tidak benar. Sangat penting bagi calon ibu untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan informasi yang akurat mengenai kehamilan mereka.
"Jika Anda merasakan tanda-tanda yang tidak biasa atau ada kecemasan terkait kehamilan, sangat penting untuk tidak menunda pemeriksaan. Segera periksakan ke Rumah Sakit EMC untuk memastikan kesehatan Anda dan buah hati," saran Keven.