Mengenal Simar, Teknologi Pakan Ayam Bagi Peternak Skala Menengah Bawah Karya Mahasiswa UGM
Alat ini dilengkapi dengan berbagai sensor yang memudahkan pekerjaan peternak ayam.
Alat ini dilengkapi dengan berbagai sensor yang memudahkan pekerjaan peternak ayam.
Mengenal Simar, Teknologi Pakan Ayam Bagi Peternak Skala Menengah Bawah Karya Mahasiswa UGM
Teknologi diciptakan untuk mempermudah urusan kehidupan sehari-hari umat manusia. Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi turut berkontribusi dalam pembuatan teknologi terbaru, khususnya untuk kemajuan Indonesia.
Terbaru, mereka menciptakan sebuah alat pemberi makan ayam otomatis bernama Simar. Ketua tim pengembang Simar, Muhammad Rizky Mahfud, mengatakan bahwa alat tersebut dibuat untuk membantu peternak ayam skala menengah ke bawah.
“Alat ini kami kembangkan untuk meningkatkan efisiensi waktu proses pemberian pakan ternak ayam,” kata Rizky dikutip dari Liputan6.com.
Rizky mengatakan bahwa aplikasi teknologi modern itu diciptakan untuk menjawab kesenjangan pada proses pemberian pakan ayam yang terlihat, terlebih pada peternak ayam skala menengah ke atas.
Bagi Rizky, mereka sudah terbiasa memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan produksi ayam melalui efisiensi waktu dalam pemberian pakan ayam otomatis.
“Jika melihat data Badan Pusat Statistik, populasi ayam ras pedaging mengalami peningkatan dalam satu tahun terakhir sebanyak 279.117.222 ekor. Memiliki kondisi ini tentu teknologi memainkan peran yang penting dalam proses beternak ayam,”
Kata Rizky melihat latar belakang pembuatan teknologi tersebut.
Rizky, dan keempat rekannya, yaitu Abdan Sirajuddin, Dharmawan Satria Pambudi, Erwin Yulianto, dan Ahmad Iqbal Baihaqi menggunakan dana hibah dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemendikbudristek 2023 untuk membuat Simar.
Abdan, salah satu anggota dari tim PKM tersebut, mengatakan bahwa desain Simar dapat menampung hingga 60 kg pakan ayam dan mampu digunakan untuk 3-4 hari.
Melalui alat tersebut, proses distribusi pakan ayam dapat dikontrol melalui aplikasi yang dapat diunduh pada smartphone .
Ia berharap alat pemberi pakan ayam tersebut bisa diproduksi secara massal pada masa yang akan datang.
“Simar juga dilengkapi dengan berbagai sensor, seperti sensor pendeteksi volume pakan ayam, sensor suhu, dan pewaktuan secara real time yang tertampil pada LCD di badan alat,”
kata Abdan mengungkapkan kecanggihan teknologi Simar.