Dulunya Pelabuhan Kuno yang Sibuk, Ini Fakta Unik Kampung Gandekan di Kota Solo

Sebelum memasuki kawasan perdagangan, kapal-kapal dari Sungai Bengawan Solo bersandar dulu di Gandekan

Shani Rasyid
Oleh Shani Rasyid - Reporter
Dulunya Pelabuhan Kuno yang Sibuk, Ini Fakta Unik Kampung Gandekan di Kota Solo
Dulunya Pelabuhan Kuno yang Sibuk, Ini Fakta Unik Kampung Gandekan di Kota Solo (Merdeka.com)
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kampung Gandekan merupakan salah satu wilayah kelurahan yang berada di Kota Solo. Dulunya wilayah ini dikenal sebagai salah satu wilayah tersibuk. Hal ini dikarenakan kampung itu dulunya merupakan kawasan perdagangan terkemuka.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dikutip dari Surakarta.go.id, dulunya Kampung Gandekan merupakan bandar atau pelabuhan kuno yang cukup sibuk. Kapal-kapal yang melintas dari sungai Bengawan Solo masuk ke sungai yang melintas di tengah kampung itu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kapal-kapal itu mengangkut pedagang serta berbagai barang dagangan. Aktivitas perdagangan berjalan cukup sibuk. Apalagi saat itu wilayah Solo banyak terdapat jalur air dari sungai Bengawan Solo. Jalur itu merupakan jalur penting untuk berbagai komoditas dari maupun menuju arah timur.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat itu, Kali Pepe yang melintas di tengah Kampung Gandekan merupakan jalur air yang ramai oleh kapal-kapal dagang. Selain Gandekan, beberapa kampung yang dilalui jalur air untuk lalu lintas perdagangan itu di antaranya Semanggi, Demangan, Sangkrah, Laweyan, dan Kalilarangan.

Konon pada zaman dulu di daerah Kalilarangan juga terdapat sungai.
Dok. Istimewa

Namun kini keberadaannya sudah tertutup oleh akses jalan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dengan adanya jalur air yang melintas di tengah Kampung Gandekan, berbagai komoditas masuk dari Jawa Timur melalui kapal-kapal yang mengarungi Sungai Bengawan Solo. Namun untuk sampai ke pusat-pusat perdagangan, kapal-kapal itu akan terlebih dahulu bersandar di Gandekan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tak sekadar berdagang, para pedagang yang berasal dari berbagai etnis menciptakan akulturasi etnis di kawasan Gandekan. Mereka berinteraksi dengan warga lokal hingga menikah dan berkeluarga. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kini di Kampung Gandekan terdapat taman cerdas. Fasilitas umum itu kerap dimanfaatkan sebagai lokasi belajar anak-anak. Mereka belajar di sebuah joglo dengan diawasi oleh komunitas anak muda yang menjadi relawan untuk mengabdi pada pendidikan dan anak-anak di Kota Solo.

Rekomendasi