Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Jumlah WNI Ditangkap di Makkah Terkait Dugaan Haji Ilegal Bertambah Jadi 7 Orang

{{caption}}
Puslabfor Uji Dugaan Medan Listrik Sebabkan Taksi Green SM Mogok di Rel

{{caption}}
Update Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 24 Saksi Diperiksa Intensif

{{caption}}
Shelter Sehati, Rumah Singgah Gratis untuk Pasien Dhuafa di Banda Aceh

{{caption}}
Beri Taklimat ke 1.500 Komandan TNI, Prabowo Minta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

{{caption}}
Eks Direktur SMP Kemendikbudristek Divonis 4,5 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook

Topik Terkait
{{caption}}
Pelajar Jadi Korban Air Keras di Jakpus, Dua Orang Diamankan Polisi

Dalam rekaman CCTV, terlihat tiga pelajar masih mengenakan seragam dan topi sekolah berboncengan sepeda motor.

{{caption}}
Polisi Usut Tuntas Kasus Pelajar Siram Air Keras di Jakarta Pusat, Identitas Pelaku Terkuak

Kasus pelajar siram air keras di Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, kini dalam penanganan serius kepolisian. Penyelidikan telah mengidentifikasi terduga pelaku, membuat pembaca penasaran.

{{caption}}
Coba Lerai Bentrok Dua Kelompok Pemotor, Juru Parkir Disiram Remaja Pakai Air Keras

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (20/10) pagi di Jalan Raya Pulogebang LM.25 TL Auri, depan warung rokok RT 001/RW 004, Kelurahan Ujung Menteng, Cakung.

{{caption}}
Terungkap! Kronologi Pembacokan Pelajar Jakarta Barat di Grogol Petamburan, Pelaku Remaja 15 Tahun

Insiden pembacokan pelajar di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, terungkap kronologinya. Seorang remaja berinisial KA (15) telah diamankan atas kasus pembacokan pelajar Jakarta Barat yang melukai PL (18) di bagian tengkuk.

{{caption}}
4 Orang Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras ke Pelajar di Jakut, 3 Anak-Anak

Polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus penyiraman air keras yang melukai seorang pelajar.

{{caption}}
Kronologi Pelajar di Tanjung Priok Disiram Air Keras Kena Wajah dan Mata

Sedangkan korban, AP (17), merupakan siswa SMK di Tanjung Priok.

{{caption}}
Motif 4 Pelajar Siram Air Keras ke Wajah Siswa SMK di Tanjung Priok

Keempat pelaku saat ini tengah diperiksa intensif oleh Polsek Tanjung Priok.

{{caption}}
Diserang Sekelompok Orang Pakai Mercon, Satu Siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Luka

Saat melakukan penyerangan ini, ada salah seorang pelaku yang berhasil diamankan oleh warga.

{{caption}}
Polisi Buru Pelaku Utama Penyiraman Air Keras ke Anggota Bhabinkamtibmas di Cilincing

Dua orang pelaku tersebut kini telah masuk ke dalam daftar DPO.

{{caption}}
Polisi di Cilincing Disiram Air Keras saat Bubarkan Tawuran Remaja

Aipda Ibrohim disebut berusaha membubarkan sekelompok remaja tersebut karena diduga hendak melakukan tawuran.

{{caption}}
Geng Motor Serang dan Bacok Pemuda di Tangsel yang Sedang Duduk di Masjid

Peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan bermula ketika korban APS dan AP sedang duduk-duduk di area masjid.

{{caption}}
Sejoli Boncengan Motor Disiram Orang Tak Dikenal Pakai Air Keras, Korban Pria Meronta-ronta Kesakitan

Video detik-detik pemuda dan pemudi itu disiram orang tidak dikenal viral di media sosial.

{{caption}}
Polisi Usut Penyerangan Remaja Bersajam di Permukiman Warga Kebon Jeruk Jakarta Barat

Kepolisian tengah mengusut kasus penyerangan kelompok remaja bersenjata tajam di permukiman warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, memicu kekhawatiran masyarakat. Insiden penyerangan remaja bersajam ini terekam dalam video viral.

{{caption}}
Terungkap! Fakta-Fakta Aksi Penyiraman Air Keras di Bekasi yang Direncanakan

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni menyebut otak pelaku, Prasetyo Budi Utomo, sudah menyiapkan air keras sejak November 2025.

{{caption}}
Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Ditangkap, Ini Motif di Baliknya

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengungkap, pelaku utama Prasetyo Budi Utomo yang menjadi otak penyerangan. Ia merancang aksi, menyiapkan air keras.

{{caption}}
Marak Penyiraman Air Keras, Polda Metro Usul Distribusi Diperketat

Polisi berkomitmen untuk menyelidiki secara tuntas setiap kasus kriminal yang melibatkan penggunaan air keras.

{{caption}}
2 Pekan Usai Disiram Air Keras, Andrie Yunus Masih di HCU, Perawatan Melekat dan Intensif

Andrie belum bisa dijenguk kecuali oleh keluarga dan Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya.

{{caption}}
12 Hari Pasca Disiram Air Keras, Kondisi Aktivis Andrie Yunus Masih Dirawat Intensif di RSCM

Dengan kondisi yang masih dirawat secara intensif, Afif turut mengajak masyarakat untuk sama-sama mendoakan kepulihan dari aktivis KontraS tersebut.

{{caption}}
Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras di Cengkareng

Parman menyebut korban dalam kondisi baik dan tidak ada luka bakar.

{{caption}}
Daftar 3 Hakim TNI Pimpin Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Sidang pertama untuk kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dijadwalkan berlangsung pada 29 April 2026.

{{caption}}
Menteri HAM Dorong Transparansi Kasus Andrie Yunus, Sidang Perdana Dijadwalkan 29 April

Menteri HAM Natalius Pigai mendesak transparansi kasus Andrie Yunus yang melibatkan penyiraman air keras, sejalan dengan perintah Presiden. Sidang perdana dijadwalkan pada 29 April 2026, terbuka untuk umum.

{{caption}}
Curhat Ibu-Ibu Minta Keadilan, Pelaku Penyiraman Air Keras Anaknya di Jakpus Tak Kunjung Ditahan

Kegeraman keluarga makin memuncak setelah penahanan dua pelaku ditangguhkan.

{{caption}}
Komnas HAM Dorong Pembentukan TGPF Kasus Andrie Yunus untuk Transparansi Penegakan Hukum

Komnas HAM mendesak pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas proses hukum.

{{caption}}
Pemerintah Bahas Usulan Wapres Gibran soal Hakim Ad Hoc Kasus Andrie Yunus dengan Mahkamah Agung

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah akan berdiskusi dengan Mahkamah Agung (MA) terkait usulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengenai peran hakim ad ho