Empat pelajar ditangkap polisi karena diduga melakukan penyiraman air keras terhadap seorang siswa SMK berinisial AP (17) di Jalan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (1/8). Keempat pelaku saat ini tengah diperiksa intensif oleh Polsek Tanjung Priok.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, mengatakan para pelaku merupakan siswa SMK di wilayah Koja. Sementara korban diketahui berasal dari SMK lain di wilayah Tanjung Priok.
“Para pelaku sudah diamankan dan masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Erick di Jakarta, Minggu (3/8) dikutip Antara.
Menurutnya, sebelum kejadian, kelompok pelajar dari SMK Koja tersebut berkeliling menggunakan motor, sekitar 10 orang, untuk mencari lawan tawuran.
Namun ketika tidak menemukan sasaran, mereka justru berpapasan dengan korban yang sedang berboncengan tiga.
“Pelaku mendekati kendaraan korban, kemudian korban terjatuh, dan saat itulah pelaku menyiramkan air keras,” jelasnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian wajah dan tubuh, dan kini tengah menjalani perawatan di IGD RSCM, Jakarta Pusat.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan status hukum para pelaku, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau masih berstatus saksi.
Karena para pelaku masih di bawah umur, pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan petugas dari Balai Permasyarakatan (Bapas).
Diketahui, serangan dilakukan secara acak saat para pelaku melakukan konvoi sepeda motor. Aksi brutal tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian dan kini menjadi barang bukti dalam penyelidikan.