Kapolda Metro: Tawuran Sekarang Pakai Medsos, Tantang Menantang Lalu Live Instagram
Karyoto menyayangkan perilaku tersebut. Sebab, jika hanya sebatas main-main tidak masalah.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengungkap terjadi pergeseran pemicu tawuran dewasa ini. Para pelaku di Jakarta kerap menggunakan media sosial (medsos) sebagai media tantang menantan.
"Tawuran sekarang modelnya pakai IG, istilahnya IG, tantang menantang, kemudian ketemu di suatu tempat dan live IG. Tawuran live IG," kata Karyoto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/5).
Karyoto menyayangkan perilaku tersebut. Sebab, jika hanya sebatas main-main tidak masalah.
Yang menjadi persoalan pemicu awal itu berujung aksi tawuran memakan korban jiwa.
"Kalau itu (main medsos) cuma main-main sih enggak apa-apa, tapi ini kan tawurannya beneran, matinya juga beneran juga. Nah ini yang jadi masalah," ungkapnya.
Jenderal bintang dua ini menegaskan, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin dengan menangani puluhan perkara yang telah ditangani.
Selain itu, mereka juga melakukan upaya persuasif kepada masyarakat, sekolah-sekolah bahkan melaksanakan penyuluhan dengan melibatkan beberapa mahasiswa sebagai narasumber.
"Setelah berkolaborasi dengan kami, membawakan naskah tentang bagaimana mencegah tawuran, bagaimana mencegah narkoba, dan bagaimana juga mencegah korupsi. Kami lakukan," tegasnya.
Polisi Disiram Air Keras
Kemudian, dalam upaya penindakan sudah banyak anggotanya yang disebut disiram air keras oleh para terduga pelaku aksi tawuran.
"Dan dalam hal penindakan, sudah banyak dari rekan-rekan kami, anggota kami yang disiram air keras oleh pelaku tawuran sehingga kami sekarang kalau patroli sudah pakai full face ya, helm yang dilindungi. Kami dilindungi itu," paparnya
"Nah, nanti kalau ada apa-apa, kalau ada pelaku tawuran yang ditindak tegas, ya kami ini sesuai dengan prosedur. Kalau dia sudah membahayakan keselamatan orang lain, keselamatan petugas, kami akan melakukan tindakan tegas yang terukur," pungkasnya.