Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Said Abdullah Soroti Kendala Coretax, Minta Perpanjang Lapor SPT Pajak Pribadi

{{caption}}
Polisi Sebut Sumber Api Kebakaran Apartemen Mediterania dari Panel Listrik

{{caption}}
Kasus Haji Ilegal Masuk Radar Bareskrim Polri, Begini Modusnya

{{caption}}
Hasil PSIM vs Persita: Pendekar Cisadane Bawa Pulang 3 Poin dari Sultan Agung

{{caption}}
3 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Kemenhaj Perkuat Satgas Haji Ilegal

{{caption}}
LRT Jakarta Rute Velodrome ke Pasar Pramuka Mulai Diuji Coba Hari Ini

Topik Terkait
{{caption}}
Kenali Apa Itu Inferiority Complex dan Cirinya, Kondisi Penyebab Minder dan Rendah Diri

Inferiority complex merupakan kondisi yang ditandai rasa percaya diri yang rendah pada seseorang.

{{caption}}
Avoidant Personality Disorder adalah Gangguan Kepribadian Menghindar, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penderita gangguan ini kerap merasa tidak berharga dan memiliki rasa malu yang berlebihan.

{{caption}}
Pentingnya Kerja Sama Keluarga dalam Pola Asuh Digital untuk Tumbuh Kembang Anak

Pola asuh digital yang efektif menuntut komitmen serta kerja sama solid dari seluruh anggota keluarga demi melindungi tumbuh kembang anak di era gawai.

{{caption}}
Unnes Gelar FIPP International Forum 2026, Bahas Isu Kontemporer Pendidikan dengan Pakar Lima Negara

Universitas Negeri Semarang (Unnes) melalui FIPP akan mengadakan FIPP International Forum 2026, mengundang pakar dan mahasiswa dari lima negara untuk membahas isu kontemporer pendidikan dan psikologi, memperkuat eksposur internasional.

{{caption}}
Menguak Misteri Otak dan Identitas: Ini Faktor Remaja Ikut Tren yang Perlu Diketahui

Psikolog mengungkap alasan di balik perilaku remaja yang cenderung mengikuti tren. Ternyata, sistem otak dan pencarian identitas menjadi faktor remaja ikut tren yang dominan. Apa saja penjelasannya?

{{caption}}
TP Posyandu Jateng Gandeng Undip Perkuat Layanan Kesehatan Mental

TP Posyandu Jawa Tengah berkolaborasi dengan Fakultas Psikologi Undip untuk memperkuat layanan kesehatan mental di Posyandu dan PAUD, menjawab kebutuhan penting masyarakat.

{{caption}}
Psikolog RSJD Kaltim Tekankan Konsistensi Jaga Kesehatan Jiwa, Bukan Resolusi Semata

Psikolog RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda menyoroti pentingnya konsistensi jaga kesehatan jiwa melalui langkah kecil, bukan hanya resolusi besar yang rentan gagal.

{{caption}}
Orang Tua Perlu Bijak Digital dalam Mendidik Gen Z dan Alpha di Era Serba Teknologi

Psikolog UGM menyoroti pentingnya **bijak digital orang tua** dalam membimbing Generasi Z dan Alpha yang mendominasi pengguna internet Indonesia, demi perkembangan anak yang lebih bermartabat.

{{caption}}
Menaker Tekankan Kesehatan Mental Pekerja di Lingkungan Kerja

Menaker mengatakan ini sejalan dengan tren global yang menempatkan kesejahteraan (well-being) sebagai kebutuhan dasar di tempat kerja.

{{caption}}
Dorongan Legislator: Kesehatan Mental Wajib Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendesak agar kesehatan mental menjadi bagian inti kurikulum pendidikan nasional, mengingat pentingnya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga tangguh secara mental.

{{caption}}
Polisi Dalami Temuan Mayat Remaja Cianjur Tergantung di Pohon, Diduga Alami Tekanan Psikologis

Kepolisian Resor Cianjur tengah mendalami kasus penemuan mayat remaja S (17) di Pagelaran, Cianjur, yang diduga mengakhiri hidup karena tekanan psikologis.

{{caption}}
Mengaktifkan Handphone Mode Jangan Ganggu Adalah Cara Mudah Menjaga Ketenangan Pikiran

Aktifkan mode Jangan Ganggu di ponsel untuk meningkatkan fokus, tidur lebih berkualitas, dan mengurangi stres.

{{caption}}
Pimpinan MUQ Nagan Raya Tegaskan Pembatasan Media Sosial Perkuat Adab Generasi Muda

Pimpinan Madrasah Ulumul Quran (MUQ) Nagan Raya, Tgk Teuku Usman, menekankan bahwa pembatasan media sosial adalah langkah krusial untuk memperkuat adab dan menjaga akhlak generasi muda di tengah arus informasi digital yang deras.

{{caption}}
Pelaku Pembacokan Tulungagung Dirujuk ke RSJ Lawang untuk Penanganan Lanjut

Pelaku pembacokan di Tulungagung, FC (37), dirujuk ke RSJ Lawang untuk penanganan lebih lanjut setelah insiden penganiayaan. Ia memiliki riwayat gangguan kejiwaan.