Menu Sarapan Sehat Kate Middleton, Rahasia Kesehatan Pagi Sang Duchess
Para pakar sependapat bahwa sarapan oat yang dipilih Kate Middleton sangat baik untuk kesehatan.
Perjalanan kesehatan Kate Middleton menjadi perhatian publik setelah ia mengungkapkan perjuangannya melawan kanker. Sejak istri Pangeran William ini mengumumkan diagnosisnya pada tahun lalu, kondisi kesehatannya terus menjadi sorotan. Pada bulan September 2024, Kate Middleton menyatakan bahwa ia telah sembuh dari kanker dan kembali menjalani tugasnya sebagai anggota keluarga kerajaan Inggris.
Menurut laporan dari Manchester Evening News, Kate secara konsisten menjalani gaya hidup sehat, termasuk dalam hal pola makan. Di usia 43 tahun, Kate Middleton diketahui menyukai konsumsi banyak buah dan sayuran. Namun, untuk sarapan, ia selalu memilih 'oat energi yang dapat dibakar perlahan'.
Dalam buku Catherine, The Princess of Wales, penulis kerajaan Robert Johnson mengkonfirmasi bahwa pola makan sehat yang diterapkan oleh Kate Middleton dan Pangeran William sangat baik. Ia juga menyebutkan bahwa Kate sering mengonsumsi "camilan sehat" dan pernah memberitahu seorang anak di Rumah Sakit Great Ormond Street bahwa ia menyukai buah zaitun.
Para ahli menyatakan bahwa pilihan menu sarapan Kate Middleton yang berbahan dasar oat merupakan pilihan yang sangat bermanfaat, terutama bagi ibu yang memiliki aktivitas padat. Oat dikenal memberikan energi yang tahan lama serta merupakan sumber serat, protein, vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik.
Makanan ini juga berpotensi mencegah diabetes tipe 2 serta menurunkan kadar gula darah dan kolesterol berkat kandungan beta glukan, sejenis serat larut. Diketahui bahwa gandum utuh mengandung hampir 11% serat, yang dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang. Selain itu, sekitar delapan puluh persen protein dalam oat adalah avenalin, yang mirip dengan protein yang terdapat dalam lentil, kacang polong, buncis, kacang tanah, dan jenis kacang lainnya, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber pada, Jum'at(28/3/2025).
Saran dari Ahli Gizi
Robin DeCicco, seorang ahli gizi holistik bersertifikat dan pendiri Power of Food Education yang berlokasi di New Jersey, menjelaskan bahwa beta glukan yang terdapat dalam oat dapat berperan dalam menekan nafsu makan dengan cara memperlambat proses pencernaan. Untuk meningkatkan rasa kenyang, ahli gizi ini menganjurkan agar kita menambahkan lebih banyak protein dan lemak sehat ke dalam semangkuk oatmeal.
Dia menyatakan, "Karena oat adalah sarapan yang tinggi karbohidrat, bagi sebagian orang, mereka tidak merasa kenyang atau menginginkan camilan segera setelahnya, jadi saya sarankan untuk menambahkan satu atau dua sendok selai kacang alami, segenggam kenari atau almond, atau beberapa butir telur di atasnya untuk oatmeal gurih," kepada Fox News Digital.
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya menambahkan biji rami atau biji chia ke dalam oatmeal untuk meningkatkan kandungan lemak baik omega 3, seperti yang dia tambahkan, "Dan yang mutlak harus dilakukan adalah menambahkan biji rami atau biji rami ke dalam oatmeal untuk menambah kandungan lemak baik omega 3."
Kebaikan Mengonsumsi Oat secara Rutin saat Sarapan
Putri Wales diketahui memiliki rutinitas makan yang konsisten. DeCicco menyatakan bahwa mengonsumsi sarapan yang sama setiap hari bisa memberikan beberapa keuntungan. "Anda tidak memberi diri Anda kesempatan untuk menyimpang dari rencana Anda," ujarnya.
"Ketika Anda sudah mengetahui bahwa Anda memiliki makanan yang cocok untuk Anda dan membuat Anda merasa baik, akan lebih mudah untuk tetap mengonsumsinya -- daripada menunggu hingga menit terakhir untuk memikirkan apa yang Anda inginkan, yang dapat menyebabkan Anda membuat pilihan makanan yang tidak sehat."
Namun, DeCicco juga mengingatkan bahwa beberapa studi menunjukkan bahwa produk berbahan dasar oat mungkin mengandung glifosat, bahan kimia yang sering digunakan dan dikaitkan dengan gangguan metabolisme serta penyakit hati. Untuk meminimalkan paparan glifosat dan mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal, dia menyarankan agar konsumen memilih oat yang memiliki label bersertifikat USDA Organic.