Rapper Balendra Shah Dilantik Jadi Perdana Menteri Nepal
Balendra mengungkapkan pernyataan publik pertamanya setelah memenangkan pemilu dengan merilis sebuah lagu rap yang diunggah di platform media sosial.
Rapper Balendra Shah secara resmi dilantik sebagai Perdana Menteri Nepal pada hari Jumat, 27 Maret 2026. Kemenangannya dalam pemilu ini merupakan yang pertama setelah gelombang protes antikorupsi yang menggulingkan pemerintahan sebelumnya tahun lalu. Pria berusia 35 tahun ini dikenal sebagai sosok reformis dan berhasil membawa partainya, Rastriya Swatantra Party (RSP), mendominasi pemilu dengan agenda perubahan politik yang didorong oleh generasi muda.
Dalam sumpah jabatannya, Balendra menegaskan komitmennya terhadap konstitusi, di mana ia menyatakan, "Saya, Balendra Shah, atas nama negara dan rakyat, berjanji akan setia kepada konstitusi," seperti dikutip dari CNA. Ia tampil dalam balutan pakaian serba hitam yang dipadukan dengan kacamata hitam khasnya.
Pelantikan Balendra berlangsung meriah, dengan sorakan massa yang meneriakkan namanya. Setelah resmi menjabat, ia segera mengumumkan beberapa posisi kabinet penting, termasuk menunjuk mantan aktivis muda, Sudan Gurung, sebagai Menteri Dalam Negeri.
Pemilu kali ini diadakan setelah tragedi yang menyebabkan 77 orang tewas dalam pemberontakan pemuda antikorupsi, yang awalnya dipicu oleh pelarangan media sosial dan berkembang menjadi kemarahan yang luas akibat kesulitan ekonomi yang berkepanjangan di negara berpenduduk 30 juta jiwa ini.
Sehari sebelum pelantikan, Balendra merilis pernyataan publik pertamanya pasca-kemenangan pemilu 5 Maret melalui sebuah lagu rap yang diunggah ke media sosial dan telah ditonton hampir tiga juta kali.
Dalam lagu tersebut, ia menyuarakan semangat persatuan dan perjuangan, dengan lirik, "Kekuatan persatuan adalah kekuatan nasional saya." Ia juga menambahkan, "Hati saya penuh keberanian, darah merah saya mendidih; saudara-saudaraku berdiri bersamaku, kali ini kita akan bangkit."
Partai RSP yang dipimpinnya berhasil meraih mayoritas besar dengan 182 dari total 275 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam kampanye, Balendra didampingi oleh presiden RSP, Rabi Lamichhane, yang merupakan pembawa acara televisi terkenal dan pernah menjabat sebagai wakil perdana menteri serta menteri dalam negeri. Kini, Lamichhane tetap memegang peran penting sebagai anggota parlemen.
Di sektor ekonomi, Balendra menunjuk Swarnim Wagle sebagai Menteri Keuangan. Mantan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa ini akan menghadapi tantangan besar dalam memulihkan kondisi ekonomi Nepal. Sementara itu, posisi Menteri Luar Negeri diisi oleh Shishir Khanal, yang bertugas menjaga keseimbangan hubungan Nepal dengan dua negara besar, India dan China. Dengan langkah-langkah ini, Balendra Shah menunjukkan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan bagi Nepal di masa depan.
Berharap di Pundak Balendra
Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyampaikan ucapan selamat datang dan menyatakan harapannya untuk memperkuat kerja sama bilateral antara kedua negara. Dalam konteks ini, pemerintah China juga tidak ketinggalan mengucapkan selamat melalui juru bicara kementerian luar negeri, Lin Jian, yang menegaskan keinginan Beijing untuk memperdalam kerja sama praktis dengan Nepal.
Di sisi lain, Sushila Karki, mantan ketua Mahkamah Agung yang juga menjabat sebagai perdana menteri sementara, mengungkapkan keyakinannya bahwa masa depan Nepal ada di tangan generasi muda.
"Saya merasa sangat senang memiliki penerus berusia 35 tahun," ujarnya. Ia berharap Balendra dapat menyeimbangkan antara kehati-hatian dan keberanian dalam menjalankan mandat yang diberikan oleh rakyat.