Meksiko Mencekam Usai Bos Kartel Narkoba Tewas, WNI Diminta Tunda Perjalanan
Gembong narkoba El Mencho dilaporkan tewas dalam operasi militer yang dilakukan pada Minggu, 22 Februari 2026, di wilayah Negara Bagian Jalisco.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), melalui KBRI Kota Meksiko dan Konsul Kehormatan RI di Guadalajara, Jalisco, sedang memantau dengan cermat situasi keamanan di Meksiko setelah terjadi beberapa serangan oleh anggota kartel narkoba Carrel de Jalisco Nueva Generacion (CJNG) di beberapa wilayah, termasuk Jalisco, Nayarit, Michoacan, Zacatecas, Guanajuato, dan Colima pada hari Minggu, 22 Februari 2026.
Serangan ini terjadi setelah pemerintah Meksiko melaksanakan operasi militer terhadap kartel CJNG di Kota Tapalpa, Jalisco, yang mengakibatkan tujuh anggota kartel tewas, termasuk pemimpin CJNG, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan "El Mencho".
Menurut pernyataan resmi Kemlu RI, "Berdasarkan catatan KBRI Kota Meksiko, Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Jalisco berjumlah 45 orang yang didominasi oleh rohaniawan, terapis pijat profesional, serta pengusaha dan pegawai perusahaan. Saat ini seluruh WNI dalam keadaan aman dan mengikuti arahan pemerintah setempat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah."
Imbauan KBRI
Kemlu RI juga mengingatkan bahwa "KBRI Kota Meksiko mengimbau kepada seluruh WNI di wilayah terdampak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah hingga situasi kondusif, mengikuti arahan resmi dari otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Kota Meksiko."
Bagi WNI yang berencana melakukan perjalanan ke Meksiko dalam waktu dekat, disarankan untuk menunda perjalanan hingga situasi keamanan kembali stabil. Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Kota Meksiko di nomor +52 1 556 2985 506 atau Hotline Dit. Pelindungan WNI di nomor +62 812-9007-0027.