Israel Terbakar Hebat, Tak Bisa Padamkan Api Sampai Kewalahan Minta Tolong Negara Lain
Puluhan orang dilarikan ke rumah sakit karena kebakaran ini.
Kebakaran dahsyat melalap sejumlah wilayah di Israel sehingga terpaksa dilakukan evakuasi dan penutupan jalan pada Rabu (30/4). Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di tengah embusan angin yang sangat kencang.
Menurut otoritas setempat, sedikitnya 10 komunitas di sekitar Yerusalem dievakuasi karena kebakaran ini.
"Ini mungkin kebakaran terbesar yang pernah terjadi di negara ini," kata Komandan Departemen Pemadam Kebakaran Distrik Yerusalem, Shmulik Friedman kepada wartawan pada Rabu sore, dikutip dari CNN, Kamis (1/5).
Friedman memperingatkan, kecepatan angin 60 mil per ja jam juga berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
"Kami tidak tahu saat ini penyebab kebakaran. Bahkan kami tidak punya sedikit petunjuk apapun. Kami masih belum bisa mengatasinya," kata Friedman.
Karena dahsyatnya kebakaran ini, pemerintah negara Zionis ini meminta bantuan internasional untuk memadamkan api. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz menyebut kebakaran ini "darurat nasional".
Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar menggelar pembicaraan maraton dengan sejumlah negara, memohon agar dikirimkan pesawat pemadam api, menurut keterangan kantornya.
Menurut Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, ada sekitar 120 tim pemadam kebakaran dikerahkan, termasuk 12 pesawat pemadam api dan helikopter.
Puluhan orang dilarikan ke sejumlah rumah sakit akibat kebakaran ini, menurut Shamir Medical Center and Kaplan Medical Center.