Sorot
{{caption}}
DPR Setujui Ribuan Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer

{{caption}}
Operasional MBG Depok Berhenti Sementara, Pekerja Dapur Ikut Diliburkan

{{caption}}
Klasemen Moto3 Ceko 2026: Cemerlang di Brno, Veda Ega Pratama Didekati Rider Malaysia

{{caption}}
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus 2026

{{caption}}
Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG

{{caption}}
Pramono Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Film Nasional

Topik Terkait
{{caption}}
Bahasa Baru Ditemukan di Reruntuhan Kota Kuno, Tertulis di Atas Lempengan Tanah Liat

Bahasa baru ini masih satu rumpun dengan bahasa Indo-Eropa.

{{caption}}
Arkeolog Temukan Tulisan Paku Pakai Bahasa Baru, Isinya Diduga Teks Ritual Pemujaan

Arkeolog gembira lantaran menemukan bahasa baru dalam penggalian situs di Turki.

{{caption}}
Dari Pahatan Tulisan di Batu Ilmuwan Berhasil Pecahkan Isi Naskah Bahasa Kuno Berusia 2000 Tahun

Ilmuwan berhasil memecahkan isi 'Naskah Kushan' yang selama ini membuat penasaran ahli bahasa sejak ditemukan pada 1950-an.

{{caption}}
Arkeolog Temukan Prasasti Zaman Perunggu Berisi Tulisan dari Bahasa Tak Dikenal, Terbuat dari Bahan Langka

Untuk membuat tulisan di atas lempengan tersebut, para perajin kuno menggunakan teknik-teknik canggih.

{{caption}}
Arkeolog Temukan Ketapel Berburu Berusia 4.000 Tahun, Digunakan Manusia Prasejarah Sejak Zaman Batu

Sejumlah artefak kuno lainnya juga ditemukan selama penggalian, salah satunya segel atau stempel silinder.

{{caption}}
Sedang Asyik Baca Berita Penemuan Arkeologi, Orang ini Malah Lihat Ada Alfabet Misterius di Temuan yang Baru Diumumkan

Penemuan baru ini sangat luar biasa karena hanya ada dua bukti lain yang menunjukkan alfabet tulisan Paleohispanik selatan.

{{caption}}
Prasasti Huruf Paku Berusia 5000 Tahun Diterjemahkan Pakai AI, Hasilnya Mencengangkan

Aksara Paku Berusia 2500 Tahun Diterjemahkan Menggunakan AI, Ini Hasilnya

{{caption}}
Analisis DNA Manusia Berusia 8400 Tahun, Ilmuwan Temukan Asal Usul Rumpun Bahasa Indo-Eropa yang Digunakan Separuh Penduduk Dunia

Kerangka manusia ini digali dari situs-situs arkeologi di seluruh wilayah Eurasia.

{{caption}}
Arkeolog Temukan Kwitansi Belanja Masyarakat Mesopotamia Kuno, Ini Barang-barang yang Dibeli

Ini menandakan masyarakat Mesopotamia Kuno ini melek dengan administrasi.

{{caption}}
Tablet Kuno Berusia 3500 Tahun Ditemukan di Turki, Ungkap Daftar Belanja Masyarakat Purba

Sebuah benda yang disebut 'tablet' kuno ditemukan di Kota Tua Alalakh di distrik Reyhanlı Hatay.

{{caption}}
Gergaji Berusia 2.250 Tahun Ditemukan di Kota Kuno Turki, Arkeolog Ungkap Bedanya dengan Gergaji Modern

Bentuk gergaji kuno dengan versi modern tidak jauh beda, hanya saja material yang digunakan untuk membuatnya agak berbeda menurut arkeolog.

{{caption}}
Arkeolog Temukan Abjad Tertua dari Makam Kuno Berusia 4400 Tahun, Terukir Pada Silinder Tanah Liat

Silinder ini diduga dijadikan semacam label untuk barang tanah liat.

{{caption}}
Situs Batujaya: Pimpinan MPR Sebut Bukti Peradaban Luhur dan Toleransi Bangsa Indonesia

Situs Batujaya di Karawang adalah bukti peradaban luhur dan nilai toleransi bangsa, tegas Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Situs ini bukan sekadar peninggalan purbakala.

{{caption}}
Gubernur DIY: Pelestarian Purbakala Merawat Kesadaran Asal Usul Bangsa, Dorong Hari Purbakala Nasional

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan pentingnya pelestarian purbakala untuk merawat kesadaran bangsa. Gerakan Mahasabha Purbakala deklarasikan 10 butir pernyataan, termasuk usulan Hari Purbakala Nasional.

{{caption}}
Arab Saudi Temukan 1.774 Artefak Arkeologi di Madinah, Termasuk Prasasti Bertuliskan Nama Khalifah Umar

Arkeolog menemukan prasasti Islam, prasasti Thamudik, panel seni cadas, struktur batu, istana bersejarah, sumur, dan dua jalur kafilah kuno.

{{caption}}
Misteri Kapal Nabi Nuh di Gunung Ararat, Peneliti Temukan Terowongan Bawah Tanah yang Cocok dengan Kisah Alkitab

Peneliti menemukan terowongan tersembunyi di bawah tanah di gunung tersebut.

{{caption}}
Warga Poso Temukan Tulang Manusia dalam Gentong di Kawasan Megalitikum

Penemuan tulang itu terjadi pada Januari lalu tapi kembali viral di media sosial.

{{caption}}
Perusakan Megalit Dongi-Dongi Berusia 1.000 Tahun Diduga Ulah Penambang Ilegal

Megalit Dongi-Dongi di Poso, Sulawesi Tengah, yang berusia sekitar 1.000 tahun, diduga dirusak oleh penambang ilegal. Penemuan ini memicu kekhawatiran akan kelestarian situs bersejarah.

{{caption}}
Antusiasme Tinggi, Peserta OSN-K Tembus 716 Ribu Orang Lebih

Jumlah Peserta OSN-K (Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota) tahun ini melonjak drastis, mencapai lebih dari 716 ribu orang, menunjukkan semangat sains yang membara di kalangan pelajar.

{{caption}}
Pemprov Kalsel Dukung KalPhyCo 2026 ULM: Cetak Sarjana Fisika Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap KalPhyCo 2026 yang diselenggarakan Fakultas MIPA ULM dapat mencetak calon sarjana fisika berkualitas, mendorong peningkatan SDM sains di daerah.

{{caption}}
Setengah Abad Berlalu, Manusia Kembali Menuju Bulan dalam Misi NASA Artemis II

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali mengirimkan astronot menuju Bulan setelah lebih dari 50 tahun.

{{caption}}
Mendiktisaintek Dorong Peran Kampus dalam Pembangunan Ekonomi Nasional

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan pentingnya **peran kampus dalam pembangunan ekonomi** nasional melalui inovasi dan kreativitas. Sinergi antara perguruan tinggi, komunitas, industri, dan pemerinta

{{caption}}
Minat Olimpiade Sains Nasional Meningkat Drastis, Kemendikdasmen Siapkan Seleksi Ketat

Minat Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 menunjukkan peningkatan signifikan, dengan jumlah pendaftar melonjak 17 persen. Kemendikdasmen memastikan seleksi akan semakin ketat.

{{caption}}
Perkuat Ekosistem Riset, Indonesia dan JICA Perdalam Kerja Sama Pendidikan Tinggi

Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA) memperdalam kerja sama pendidikan tinggi, sains, dan teknologi untuk memperkuat ekosistem riset serta daya saing global. Inisiatif ini bertujuan membangun masa depan pendidikan yang lebih inklusi