Ilmuwan Gali Fosil Dinosaurus Sebesar Kuda Poni di Tebing, Hidup Sekitar 166 Juta Tahun Lalu
Dinosaurus ini hidup pada zaman Jurasik Pertengahan, yang berlangsung sekitar 174 juta sampai 163 juta tahun lalu.
Para ilmuwan berhasil menggali dan mengekstraksi fosil dinosaurus seukuran kuda poni dari tebing di Pulau Skye, Skotlandia. Fosil ini ditemukan sekitar 50 tahun yang lalu namun baru berhasil dikeluarkan baru-baru ini.
Penemuan ini menjadi sorotan karena merupakan salah satu penemuan dinosaurus tertua yang tercatat di negara tersebut. Fosil ini pertama kali ditemukan pada tahun 1973 dekat Elgol, namun baru dapat dieksplorasi lebih lanjut pada tahun 2018 oleh tim yang dipimpin Dr. Elsa Panciroli dari Museum Nasional Skotlandia, seperti dikutip dari The Independent, Senin (10/1).
“Ini adalah ekstraksi yang sangat menantang, bahkan sebelumnya kami merasa terlalu sulit untuk mengumpulkan fosil tersebut, tetapi saya pikir sangat penting untuk mempelajarinya," jelas Panciroli, penulis utama dan peneliti independen Dewan Penelitian Lingkungan Alam di Museum Nasional Skotlandia.
“Saya berhasil membujuk tim untuk mencobanya. Butuh banyak kerja keras dari banyak orang, tetapi kami berhasil: akhirnya kami dapat mengonfirmasi dan menerbitkan dinosaurus pertama yang tercatat dan terlengkap di Skotlandia, dan itu membuat semuanya berharga.”
Penemuan ini tidak hanya menambah koleksi fosil di Skotlandia, tetapi juga memberikan informasi berharga tentang spesies dinosaurus yang hidup pada periode Jurasik Tengah yang berlangsung sekitar 174 juta sampai 163 juta tahun lalu.
Fosil yang ditemukan ini merupakan kerangka dinosaurus paling lengkap yang pernah ada di Skotlandia, meskipun dalam keadaan terpecah-pecah. Bagian tulang belakang, tulang rusuk, dan tulang pinggul berhasil diidentifikasi, memberikan gambaran lebih jelas tentang bentuk dan ukuran dinosaurus tersebut.
Deskripsi baru dinosaurus yang disebut Elgol ini dipublikasikan di Earth and Environmental Science Transactions of the Royal Society of Edinburgh.
Pemakan Tumbuhan
Penggalian tersebut dapat dilakukan dengan dukungan tim spesialis dari Research Casting International yang berpusat di Kanada, sementara kru dari Bella Jane Boat Trips milik Elgol mengemudikan perahu karet kaku dan perahu karet kecil ke pantai di kaki tebing, tempat spesimen tersebut dimuat dan dibawa kembali ke pelabuhan.
Analisis lebih lanjut menunjukkan dinosaurus ini termasuk dalam kelompok ornithopod, yang merupakan dinosaurus pemakan tumbuhan bipedal. Kelompok ini mencakup spesies terkenal seperti Iguanodon, Parasaurolophus, dan Edmontosaurus. Ilmuwan memperkirakan makhluk purba ini mati saat berusia 8 tahun.
Dari segi waktu, fosil ini berasal dari periode Jurasik Tengah, sekitar 166 juta tahun yang lalu. Periode ini merupakan fase penting dalam evolusi dinosaurus, namun catatan fosil dari periode ini tergolong langka. Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan di Bumi pada masa itu, serta membantu mengisi kekosongan informasi yang ada dalam catatan fosil.
Pulau Skye semakin dikenal sebagai lokasi penting untuk penemuan fosil dari periode Jurasik. Selain fosil dinosaurus seukuran kuda poni ini, penemuan lainnya juga mencakup mamalia Jurasik yang dikenal sebagai Krusatodon, serta pterosaurus yang diberi nama Dearc sgiathanach. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa Pulau Skye memiliki sejarah geologis yang kaya dan beragam, menjadikannya sebagai titik fokus penelitian paleontologi.
Dengan penemuan fosil ini, para ilmuwan berharap dapat menggali lebih dalam mengenai ekosistem dan lingkungan yang ada pada periode Jurasik. Penelitian lebih lanjut di Pulau Skye akan membantu mengungkap lebih banyak informasi tentang bagaimana dinosaurus dan makhluk lainnya berinteraksi dengan lingkungan mereka.