Tim paleontologi muda dari Universitas Negeri Sul Ross menemukan fosil tulang raksasa dinosaurus dari Taman Nasional Big Bend di Texas barat.
Dinosaurus berleher panjang itu kemungkinan berkeliaran di Amerika Utara pada akhir periode Cretaceous, sekitar 70-66 juta tahun lalu. Hal yang paling menarik adalah penemuan ini merupakan satu-satunya sauropoda dari periode tersebut.
“Alamosaurus adalah hewan darat terbesar yang diketahui pernah hidup di Amerika Utara,” demikian pernyataan pers seperti dikutip dari Interesting Engineering, Kamis (24/4).
Advertisement
Pada Maret lalu mahasiswa paleontologi universitas tersebut melakukan perjalanan penelitian ke taman yang membawa mereka ke penemuan penting ini.
Penelitian itu dipimpin oleh Dr. Jesse Kelsch dan Dr. Thomas Shiller, seorang asisten dan profesor madya dalam program Geologi. Melalui bimbingan Kelsch, mahasiswa dari program Analisis Stratigrafi dan Geologi Struktural menjelajah ke taman tersebut. Tujuan utamanya adalah untuk meneliti formasi batuan Kapur dan Eosen di wilayah tersebut.
Temuan yang mereka ungkap adalah penemuan yang luar biasa, yakni vertebrata besar milik Alamosaurus. Hewan tersebut adalah genus dinosaurus sauropoda titanosauria yang hidup selama Periode Kapur Akhir.
Genus itu hanya mencakup satu spesies yang dikenal, Alamosaurus sanjuanensis. Nama Alamosaurus berasal dari formasi Ojo Alamo, New Mexico, sebagai tempat fosil ini pertama kali digali pada 1922. Seperti sauropoda lainnya, Alamosaurus juga memiliki leher yang sangat panjang dan ekor menyerupai cambuk.
Menurut situs web taman tersebut, Alomosaurus memiliki persebaran yang cukup luas. Selain di situs tersebut, fosil ini juga diidentifikasi di Utah, Wyoming, dan wilayah Big Bend di Texas. Spesies ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 21 meter saat dewasa sepenuhnya.
Namun, fosil-fosil tersebut sering kali “terfragmentasi dan kurang terawetkan.”
Reporter Magang: Devina Faliza Rey