FOTO: Potret Perjuangan Para Migran Yang Nekat Menyebrangi Selat Inggris
Ratusan migran dari negara-negara Afrika mencoba menaiki perahu karet milik jaringan penyelundup menuju Inggris di lepas Pantai Gravelines di Prancis Utara
Para migran menggendong anak-anak mereka saat berjalan di air untuk menaiki perahu penyelundup dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025). (AFP/ Sameer Al-Doumy)
ADVERTISEMENT
Ratusan migran dari negara-negara Afrika mencoba menaiki perahu karet milik jaringan penyelundup dalam upaya menyeberang menuju Inggris di lepas Pantai Gravelines di Prancis utara, (16/06/2025). Mereka sambil membawa anak-anak bersembunyi dari incaran Petugas Korps Keamanan Republik Prancis (CRS) dan kemudian berlari menghindari kejaran polisi ke arah perahu yang sudah menunggu di lepas pantai.
Jumlah migran yang meninggalkan pesisir utara Prancis dan tiba di Inggris mencapai rekor tertinggi tahun ini, dengan angka yang melampaui angka 15.000. Selat Inggris merupakan jalur yang berbahaya bagi migran yang mencoba mencapai Inggris. Sejak awal 2025, puluhan migran tewas dalam upaya menyeberangi Selat Inggris. Di butuhkan waktu sekitar 3 sampai 6 jam untuk menyebrangi Selat Inggris.
Para migran bersembunyi di bukit pasir menunggu untuk menaiki perahu penyelundup dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025). AFP/ Sameer Al-DoumyPetugas Korps Keamanan Republik Prancis (CRS) melemparkan gas air mata ke arah para migran untuk mencegah mereka menaiki perahu penyelundup dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025) AFP/ Sameer Al-DoumyPara migran berlari ke pantai untuk menaiki perahu dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025). AFP/ Sameer Al-DoumyPara migran berlari ke pantai untuk menaiki perahu dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025). AFP/ Sameer Al-DoumyPara migran menggendong anak-anak mereka saat berjalan di air untuk menaiki perahu penyelundup dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025) AFP/ Sameer Al-DoumyPara migran berlari ke air untuk menaiki perahu dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025). AFP/ Sameer Al-DoumyPara migran mencoba menaiki perahu penyelundup dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025). AFP/ Sameer Al-DoumyPara migran menaiki perahu penyelundup dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025). AFP/ Sameer Al-DoumyPara migran menaiki perahu penyelundup dalam upaya menyeberangi Selat Inggris di lepas pantai Gravelines, Prancis utara, (16/06/2025). AFP/ Sameer Al-Doumy
Tragedi Kapal Migran Kreta kembali menyoroti bahaya perjalanan laut yang kerap dilalui para pencari suaka. Lima migran tewas dan sekitar 25 lainnya hilang setelah perahu kayu terbalik di lepas pantai Pulau Kreta, Yunani, memicu operasi pencarian besar-bes
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku berhasil menggagalkan upaya Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) yang melibatkan 37 WNA sepanjang tahun 2025, menandai capaian signifikan dalam pengawasan orang asing di wilayah kepulauan ini.
Koopsudnas memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan penyembelihan hewan kurban di pelataran Masjid Baiturakhman Koopsudnas, Rabu (27/5/2026).