FOTO: Pertama Kali, Tim Mesir Ikut Operasi Temukan Jenazah Sandera di Gaza
Tim dari Mesir bersama ICRC mulai melakukan operasi pencarian jenazah para sandera di Kota Hamad, Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Selasa (28/10/2025).
Bekho dan dan pekerja asal Mesir mencari jenazah para sandera di dekat kamp tenda pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, Selasa, (28/10/2025). (AP/Abdel Kareem Hana)
ADVERTISEMENT
Tim dari Mesir bersama Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mulai melakukan operasi pencarian jenazah para sandera di dekat kamp pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Selasa (28/10/2025). Mereka menyisir area yang porak-poranda pascaperang, termasuk lokasi yang diyakini menjadi tempat jenazah sandera tertimbun reruntuhan bangunan.
Pemerintah Israel mengonfirmasi bahwa tim tersebut telah memperoleh izin untuk bergerak melampaui jalur yang dikenal sebagai garis kuning di wilayah Gaza yang berada di bawah kendali Pasukan Pertahanan Israel. Mesin berat dan peralatan dari Mesir masuk melalui Perlintasan Rafah pada Minggu dini hari untuk mendukung operasi ini. Tindakan tersebut menjadi langkah darat pertama yang dilakukan sejak gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat berlaku.
Upaya ini sejalan dengan komitmen dalam kesepakatan gencatan senjata yang mengharuskan Hamas memulangkan jenazah seluruh sandera Israel secepat mungkin. Israel juga menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan kembali 15 jenazah warga Palestina untuk setiap jenazah sandera yang dikembalikan.
Bekho dan dan pekerja asal Mesir mencari jenazah para sandera di dekat kamp tenda pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, Selasa, (28/10/2025). AP/Abdel Kareem HanaBekho dan dan pekerja asal Mesir mencari jenazah para sandera di dekat kamp tenda pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, Selasa, (28/10/2025). AP/Abdel Kareem HanaAnak-anak menyaksikan saat bekho dan dan pekerja asal Mesir mencari jenazah para sandera di dekat kamp tenda pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, Selasa, (28/10/2025). AP/Abdel Kareem HanaBekho dan dan pekerja asal Mesir mencari jenazah para sandera di dekat kamp tenda pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, Selasa, (28/10/2025). AP/Abdel Kareem HanaBekho dan dan pekerja asal Mesir mencari jenazah para sandera di dekat kamp tenda pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, Selasa, (28/10/2025). AP/Abdel Kareem HanaAnak-anak menyaksikan saat bekho dan dan pekerja asal Mesir mencari jenazah para sandera di dekat kamp tenda pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, Selasa, (28/10/2025). AP/Abdel Kareem HanaBekho dan dan pekerja asal Mesir mencari jenazah para sandera di dekat kamp tenda pengungsi Palestina di Kota Hamad, Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, Selasa, (28/10/2025). AP/Abdel Kareem Hana
Israel menunda pembukaan kembali perlintasan Rafah di Jalur Gaza, menimbulkan pertanyaan besar mengenai implementasi kesepakatan gencatan senjata. Apa alasan di balik penundaan pembukaan Rafah ini?
KPK memperlihatkan barang bukti hasil penyitaan operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan izin tenaga kerja asing dan pengurusan dokumen keimigrasian.