FOTO: Enam Warga Gaza Tewas dalam Serangan Terbaru Israel
Sedikitnya enam warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan Israel terhadap sekolah yang dijadikan tempat perlindungan di lingkungan Tuffah, Kota Gaza
Seorang pria Palestina menggendong jenazah adiknya yang berusia 5 bulan, Ahmed Al-Nader, yang dilaporkan tewas sehari sebelumnya bersama anggota keluarga lainnya dalam serangan artileri Israel terhadap sebuah sekolah yang dijadikan tempat perlindungan di lingkungan Tuffah, Kota Gaza, Sabtu (20/12/2025). (AFP/ Omar Al-Qatta)
ADVERTISEMENT
Para pelayat mempersiapkan pemakaman anggota keluarga Al-Nader di lingkungan Tuffah, Kota Gaza, Sabtu (20/12/2025), setelah mereka dilaporkan tewas sehari sebelumnya dalam serangan Israel terhadap sekolah yang dijadikan tempat perlindungan. Badan Pertahanan Sipil Gaza menyatakan sedikitnya enam orang tewas, sementara militer Israel menyebut serangan itu menargetkan “individu yang mencurigakan”.
Serangan tersebut terjadi di tengah gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober dan dinilai masih rapuh, ketika upaya diplomatik untuk menjaga keberlanjutannya terus berlangsung. Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa peluru tank Israel menghantam lantai dua sekolah yang dijadikan penampungan sementara, saat keluarga-keluarga pengungsi berkumpul untuk menghadiri sebuah pernikahan, seperti dikutip Al Jazeera.
Para pelayat berdiri di sisi jenazah anggota keluarga Al-Nader yang dilaporkan tewas sehari sebelumnya akibat serangan Israel terhadap sekolah yang dijadikan tempat perlindungan di kawasan Tuffah, Kota Gaza, Sabtu (20/12/2025). AFP/ Omar Al-QattaPara pelayat berdiri di sisi jenazah anggota keluarga Al-Nader yang dilaporkan tewas sehari sebelumnya akibat serangan Israel terhadap sekolah yang dijadikan tempat perlindungan di kawasan Tuffah, Kota Gaza, Sabtu (20/12/2025). AFP/ Omar Al-QattaSeorang kerabat membawa jenazah Ahmed Al-Nader, bayi berusia lima bulan yang dilaporkan tewas bersama anggota keluarganya dalam serangan Israel terhadap sekolah yang dijadikan tempat perlindungan di kawasan Tuffah, Kota Gaza, Sabtu (20/12/2025). AFP/ Omar Al-QattaSeorang pria Palestina menggendong jenazah adiknya yang berusia 5 bulan, Ahmed Al-Nader, yang dilaporkan tewas sehari sebelumnya bersama anggota keluarga lainnya dalam serangan artileri Israel terhadap sebuah sekolah yang dijadikan tempat perlindungan di lingkungan Tuffah, Kota Gaza, Sabtu (20/12/2025). AFP/ Omar Al-QattaKerabat berduka atas jenazah anggota keluarga Al-Nader, yang dilaporkan tewas sehari sebelumnya dalam serangan Israel terhadap sebuah sekolah yang diubah menjadi tempat perlindungan di lingkungan Tuffah, Kota Gaza, Sabtu (20/12/2025). AFP/ Omar Al-QattaKerabat berduka atas jenazah anggota keluarga Al-Nader, yang dilaporkan tewas sehari sebelumnya dalam serangan Israel terhadap sebuah sekolah yang diubah menjadi tempat perlindungan di lingkungan Tuffah, Kota Gaza, Sabtu (20/12/2025). AFP/ Omar Al-Qatta
Ketegangan kembali terasa di Gaza setelah serangkaian serangan memicu korban jiwa di tengah gencatan senjata yang belum sepenuhnya meredakan situasi keamanan.
Tentara Israel melancarkan serangan tanpa henti ke wilayah Jalur Gaza, hanya beberapa hari setelah mengumumkan rencana perluasan operasi militer besar-besaran.
Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis penjara kepada empat prajurit TNI dalam perkara penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus