Warga Palestina berkumpul di lokasi serangan udara Israel di sekolah Abu Oreiban yang dikelola oleh UNRWA (Badan PBB untuk Pengungsi) di Kamp Nuseirat pada Minggu (14/7/2024). Serangan tersebut terjadi di tengah konflik yang terus memanas antara Israel dan Hamas. Foto: REUTERS / Ramadan Abed
Advertisement
Advertisement
Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Gaza, serangan udara terbaru dari Israel ini telah mengakibatkan 15 pengungsi Palestina tewas dan 70 orang lainnya terluka. Foto: REUTERS / Ramadan Abed
Advertisement
Laporan juga menyebutkan bahwa serangan terhadap sekolah-sekolah di Gaza bukanlah hal yang baru.
Pada 10 Juli, tercatat bahwa ada empat sekolah yang ditargetkan oleh serangan Israel hanya dalam kurun waktu empat hari. Foto: REUTERS / Ramadan Abed
Kamp Nuseirat sendiri telah menjadi target utama serangan Israel dalam sebulan terakhir, dengan lebih dari 40 serangan dilakukan sejak 7 Oktober 2023, khususnya menyasar sekolah-sekolah yang menampung para pengungsi Palestina. Foto: REUTERS / Ramadan Abed
Serangan pada 7 Juli di sekolah UNRWA lainnya juga mengakibatkan kematian 16 orang dan melukai 50 lainnya, termasuk anak-anak. Foto: REUTERS / Ramadan Abed
Advertisement
Advertisement