FOTO: Dubai Bersiap Luncurkan Taksi Udara Listrik, Perjalanan 45 Menit Bisa Jadi 10 Menit
Dubai bersiap meluncurkan layanan taksi udara listrik pertama yang menjanjikan perjalanan jauh lebih cepat tanpa hambatan lalu lintas.
Dubai semakin dekat untuk menghadirkan layanan taksi udara listrik komersial pertama di kawasan tersebut. Joby Aviation Inc. perusahaan asal Amerika Serikat, tengah melakukan rangkaian uji terbang untuk pesawat taksi udara berbasis baterai mereka di Margham menuju Bandara Internasional Al Maktoum, Uni Emirat Arab.
Layanan ini dirancang beroperasi melalui aplikasi layaknya pemesanan kendaraan biasa. Bedanya, yang datang menjemput bukan mobil, melainkan pesawat elektrik vertikal yang siap membawa penumpang ke vertiport, lokasi khusus untuk lepas landas dan mendarat. Setelah tiba di vertiport tujuan, perjalanan penumpang akan dilanjutkan dengan mobil menuju alamat akhir.
Joby telah mengembangkan teknologi ini melalui fasilitas riset di Pangkalan Angkatan Udara Edwards, Texas, serta di Uni Emirat Arab. Bulan ini, perusahaan tersebut menjadi yang pertama menyelesaikan penerbangan taksi udara listrik di wilayah Timur Tengah.
Pesawat berkapasitas empat penumpang ini memiliki kecepatan hingga 200 mph dan beroperasi pada ketinggian 1.500 hingga 3.000 kaki. Dengan jangkauan sekitar 100 mil, biaya per perjalanan diperkirakan setara dengan layanan premium Uber Black. Pesawat juga dilengkapi enam baling-baling yang dapat digunakan dalam kondisi darurat.
Dubai berencana membangun empat vertiport, termasuk di Bandara Internasional Al Maktoum. Dengan kecepatan dan jalur bebas kemacetan, perjalanan sekitar 45 menit dari bandara ke pusat kota Dubai diproyeksikan hanya memakan waktu 10 menit menggunakan taksi udara ini.
Layanan taksi udara Joby dijadwalkan mulai beroperasi secara resmi tahun depan, menandai langkah besar Dubai menuju sistem transportasi masa depan.