Coret Nama Inisial Anak di Dinding Rumah Kuno Pompeei, Turis Ini Kena Batunya
Lokasi wisata kota kuno Pompeii di Italia sudah beberapa kali mengalami aksi perusakan oleh sejumlah turis mancanegara.
Seorang pria Inggris merusak sebuah rumah kuno di Taman Arkeologi Pompeii di Italia tempat terjadinya letusan Gunung Vesuvius pada 79 M yang menghancurkan Kota Pompeii di zaman Romawi.
Kantor berita ANSA melaporkan, pria 37 tahun yang tidak disebut namanya menggunakan kapur untuk mencoretkan sesuatu di dinding House of Vistals. Coretan yang dia tulis adalah inisial nama dirinya, putrinya, dan tanggal.
Foto coretan pada dinding itu kemudian menyebar di dunia maya dengan tulisan "JW LMW MW" dan "07/08/24" and "MYLAW."
Dilansir Business Insider, Ahad (11/8), petugas yang melihat tanda itu kemudian melapor ke pihak berwenang. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pengadilan di Torre Annuziata sebagai "perusakan terhadap warisan artistik".
Terancam denda dan penjara
Pria itu kemudian mengaku dan meminta maaf dengan mengatakan dia membuat coretan itu untuk merayakan hari liburan keluarganya. Dia kini menghadapi sanksi berat dan ancaman penjara.
Pejabat Italia pada Januari lalu menyetujui hukuman yang lebih berat terhadap para pelaku perusakan warisan budaya untuk memerangi "perusak lingkungan", kata laporan Reuters. Para "perusak lingkungan" adalah aktivis lingkungan yang mengincar bangunan warisan budaya terkenal untuk mencari perhatian.
Setiap pelaku kini diancam denda 20.000-60.000 euro atau setara Rp 348 juta-Rp 1 miliar.
Perwakilan dari Taman Arkeologi Pompeii tidak menjawab permintaan tanggapan dari Business Insider.
Ini bukan kali pertama Pompeii dirusak oleh turis yang tidak bertanggung jawab. Seorang pria dari Kazakhstan merusak sebuah rumah di Pompeii pada Juni lalu dan turis Australia meminta maaf pada 2022 karena mengendarai sepeda motor di sekitar Pompeii.