Pria Ini Dipenjara Gara-gara Bobol Rumah Tetangga Hanya Ingin Cium Aroma Sepatu Pemilik Rumah
Kondisi tersebut diduga merupakan indikasi adanya gangguan mental yang dialami oleh pria itu.
Pada hari Kamis, 17 Oktober 2024, pengadilan di Yunani menjatuhkan hukuman penjara selama satu bulan kepada seorang pria berusia 28 tahun. Ia dituduh telah berulang kali menyelinap ke rumah tetangganya hanya untuk mencium sepatu mereka.
Dalam persidangan di Thessaloniki, pria tersebut mengaku tidak bisa menjelaskan perilakunya yang membuatnya merasa sangat malu. Menurut laporan dari AP News pada Minggu, (20/10), pria itu menegaskan bahwa ia tidak berniat melanggar hukum atau menyakiti orang lain.
Para tetangga juga memberikan kesaksian bahwa selama kunjungan malamnya, ia tidak menunjukkan perilaku agresif. Penangkapan terjadi pada 8 Oktober saat subuh di Sindos, sebuah kota kecil yang berjarak sekitar 15 kilometer dari Thessaloniki.
Polisi menerima laporan setelah seorang tetangga mendapati terdakwa sedang mengendus sepatu keluarganya yang dijemur di halaman. Pengadilan mencatat bahwa setidaknya ada tiga insiden serupa yang terjadi dalam enam bulan terakhir, meskipun tetangga telah meminta keluarga pria tersebut untuk menghentikannya. Akhirnya, pria itu diwajibkan untuk menjalani sesi terapi sebagai bagian dari proses pemulihan.
Kejadian yang Sama di Polandia
Insiden serupa juga terjadi di Polandia. Baru-baru ini, seorang pria dijatuhi hukuman penjara selama 22 bulan karena membobol dua rumah. Namun, alih-alih mencuri, pria tersebut justru melakukan pekerjaan rumah tangga, seperti menjemur pakaian dan mengepel lantai.
Damian Wojnilowicz (36) didakwa dengan tuduhan perampokan meskipun ia membersihkan rumah-rumah yang dibobolnya. Ia bahkan meninggalkan catatan bertuliskan "Jangan khawatir, berbahagialah" untuk salah satu pemilik rumah.
Walaupun tindakan yang dilakukannya terdengar baik, para korban justru merasa tidak senang. Salah satu korban merasa khawatir setelah menemukan tempat sampahnya kosong, tempat makan burung terisi, dan beberapa pot tanaman dipindahkan di kebunnya. Akibatnya, ia memilih untuk tinggal bersama temannya sementara waktu karena merasa tidak aman di rumahnya sendiri.