Arkeolog Temukan Tempat Pemandian Romawi di Sebuah Rumah Mewah, Terkubur Ribuan Tahun di Bawah Bebatuan Vulkanik
Tempat pemandian ini berkapasitas 30 orang, dilengkapi juga dengan ruang ganti.
Arkeolog menemukan sebuah tempat pemandian kuno di kota kuno Pompeii, Italia. Tempat ini terkubur selama ribuan tahun di bawah bebatuan vulkanik. Temuan ini dianggap sebagai salah satu tempat pemantuan pribadi terbesar di kota kuno tersebut, yang luluh lantak akibat letusan gunung api Vesuvius pada tahun 79.
Dikutip dari The Independent, Sabtu (18/1), tempat pemandian ini dilengkapi dengan kolam besar dan juga ruang ganti hangat, panas, dan dingin. Tempat ini bisa menampung 30 orang dan ditemukan di tengah sebuah rumah mewah.
Para arkeolog meyakini penemuan ini memberikan contoh bagaimana rumah-rumah pribadi digunakan sebagai “tontonan” untuk mendapatkan perhatian orang lain.
Pemandian tersebut ditemukan di dekat ruang perjamuan rumah tersebut, menunjukkan bahwa kediaman Romawi ini cocok untuk menjadi “panggung perayaan” yang melampaui apa yang kita anggap sebagai “ruang pribadi” menurut standar saat ini.
“Semuanya berfungsi untuk pementasan ‘pertunjukan’, yang menjadi pusat perhatian adalah pemiliknya sendiri,” jelas Direktur Taman Arkeologi Pompeii. Dr Gabriel Zuchtriegel.
“(Pemandian adalah) contoh bagaimana domus Romawi berfungsi sebagai panggung tontonan seni dan budaya yang dipentaskan pemiliknya untuk memperoleh suara atau mendapatkan kebaikan dari para tamu.”
Pemilik rumah diperkirakan seorang elit atau pejabat di kota tersebut, yang berupaya menciptakan ruang di rumah mereka sendiri untuk menampung banyak orang di jamuan makan mewah dan kemudian menawarkan mereka kesempatan untuk bersantai di pemandian air panas. Tembok-tembok di tempat ini dihiasi lukisan Perang Troya menawarkan atmosfer kebudayaan Yunani, kata Dr Zuchtriegel.
Para arkeolog menduga mereka yang menggunakan kompleks tersebut akan membuka pakaian di ruang ganti dengan dinding merah dan lantai mosaik sebelum memasuki ruangan panas. Mereka kemudian akan menuju ke ruangan hangat di mana minyak dioleskan ke kulit mereka dan dikikis. Mereka kemudian akan pindah ke ruangan dingin yang mewah di mana mereka bisa menenangkan diri di sana.