Arkeolog dan Tentara Temukan Harta Karun Zaman Besi Berusia 2.300 Tahun di Danau Kuno, Begini Bentuknya
Barang-barang yang baru ditemukan ini akan dihadiahkan ke museum.
Para arkeolog dari Organisasi Infrastruktur Pertahanan (DIO), bekerja sama dengan para veteran dan personel militer dari Operasi Nightingale, menemukan harta karun peninggalan Zaman Besi saat melakukan penggalian di Lembah RAF di Anglesey, sebuah stasiun Angkatan Udara Kerajaan Inggris.
Temuan ini dinyatakan sebagai harta nasional oleh Pemeriksa Senior Wales Utara.
Operasi Nightingale adalah sebuah inisiatif untuk membantu pemulihan personel militer dan veteran yang terluka dan sakit dengan memberi mereka kesempatan untuk berpartisipasi dalam penyelidikan arkeologi.
Pada tahun 1943, landasan pacu dan taxiway diperluas untuk mendukung Terminal Feri Angkatan Udara Amerika Serikat (USAAF), sebuah stasiun untuk mengelola pesawat Amerika yang datang dari penerbangan transatlantik dan berangkat untuk misi Eropa. Perluasan ini mengarah pada penemuan danau nazar Llyn Cerrig-bach—situs suci tempat sejumlah besar artefak dan persenjataan berharga disimpan sebagai persembahan oleh penduduk kuno.
Lebih dari 150 benda perunggu dan besi bertanggal antara 300 SM dan 100 M ditemukan, mewakili salah satu koleksi artefak Zaman Besi terpenting yang ditemukan di Inggris.
Penggalian yang dilakukan oleh DIO dan Operasi Nightingale kini telah mengungkapkan benda-benda yang diyakini sebagai bagian dari timbunan Llyn Cerrig-bach, termasuk cincin terret, yang digunakan untuk memandu kendali kereta, dan tali kekang kuda.
"Penemuan di Lembah RAF ini sangat menarik bagi semua pihak yang terlibat; timbunan Llyn Cerrig Bach memiliki kepentingan nasional bagi Wales, dan Inggris secara keseluruhan. Penemuan-penemuan baru ini memperkuat kecurigaan para arkeolog sebelumnya bahwa masih banyak lagi yang bisa ditemukan dari timbunan ini," jelas Arkeolog Senior DIO, Richard Osgood, dikutip dari Heritage Daily, Kamis (6/2).
Barang-barang yang baru ditemukan ini akan dihadiahkan ke museum, di mana barang-barang tersebut akan digabungkan dengan beberapa artefak dari timbunan Llyn Cerrig Bach yang sudah dipajang.