Jalan-Jalan di Ladang, Pria Ini Temukan Pita Emas Zaman Perunggu
Harta karun ini diperkirakan berasal dari abad kedua atau ketiga SM.
Seorang pendeteksi logam di Cornwall, Inggris, berhasil menemukan harta karun berupa pita emas Zaman Perunggu yang diperkirakan berasal dari milenium ketiga atau kedua SM.
Pita emas tersebut ditemukan oleh Chris McLoughlin saat jalan-jalan di ladang. Pita tersebut ditemukan di bekas distrik Kerrier, yang membentang dari Hayle hingga Cambrone dan Redruth serta Semenanjung Lizard.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lebih lanjut di Truro pada Kamis (12/9), mengungkap bahwa benda itu merupakan ciri khas era tersebut. Hal itu dibuktikan berkat perbandingan dengan temuan lain yang sudah terdaftar lebih dulu di Museum Portable Antiquity Scheme (PAS) dari Wiltshire, Shropshire, atau Norflok.
Laura Miucci, petugas penghubung temuan Cornwall, dalam laporannya menyebut pita emas tersebut adalah lembaran kecil emas bergaris yang pernah dilipat menjadi silinder tetapi diratakan. Potongan itu memiliki sayatan di sepanjang bagiannya.
“Pita itu memiliki desain hiasan yang mungkin masih utuh. Barang tersebut berukuran panjang 13 mm, lebar 7,5 mm, tebal 0,23 mm, dan berat 0,68 gram,” kata Miucci, seperti dikutip dari laman Conrwall Live, Selasa (17/9).
Guy Davies, asisten koroner untuk Cornwall dan Kepulauan Scilly, mengatakan Museum Cornish Life di Helston telah menyatakan minatnya untuk membeli barang tersebut. Pita emas tersebut dinyatakan sebagai harta karun karena berusia lebih dari 300 tahun dan mengandung lebih dari 10 persen logam mulia.
Di Cornwall, semua harta karun adalah milik Cornwall sebagai pemegang waralaba Crown, kecuali ditolak oleh Crown. Sebuah museum di Cornwall mengatakan akan mempertimbangkan untuk membeli pita emas tersebut bila secara resmi itu dianggap sebagai harta karun
Reporter Magang: Elma Pinkan Yulianti