Ambisi Besar Como Gagalkan Inter Milan Meraih Scudetto
Menjelang laga terakhir Serie A musim ini, Cesc Fabregas memastikan bahwa Como akan berjuang maksimal saat melawan juara Inter Milan.
Menjelang pertandingan terakhir Serie A musim ini, Cesc Fabregas menegaskan bahwa Como akan memberikan performa terbaiknya saat menghadapi juara Inter Milan. Meskipun lawan mereka datang dengan status sebagai finalis Liga Champions, Fabregas yakin timnya tidak akan hanya menjadi pelengkap dalam laga tersebut.
Pertandingan Como melawan Inter dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 23 Mei 2025, waktu setempat, atau Sabtu dini hari WIB. Ini bukan sekadar pertandingan penutup musim, melainkan juga menjadi momen istimewa bagi beberapa pemain Como yang akan menjalani laga terakhir mereka.
Selain berfokus pada pertandingan, Fabregas juga mengungkapkan rencana ambisius klub untuk memperkuat skuad di musim depan. Como berencana untuk mendatangkan lebih banyak talenta muda dari Real Madrid setelah berhasil merekrut Nico Paz.
Fokus menghadapi Inter dengan serius
Meskipun Como telah aman dari risiko degradasi, mereka tetap berusaha meraih kemenangan saat melawan Inter di kandang sendiri. Fabregas menyadari betapa berkualitasnya lawan yang mereka hadapi, namun dia juga memiliki keyakinan untuk memberikan perlawanan yang terbaik.
Menurutnya, pertandingan melawan tim sekelas Inter adalah sebuah tantangan sekaligus peluang untuk menunjukkan kualitas permainan Como. Terlebih lagi, Inter datang dengan predikat sebagai tim terbaik di Italia saat ini. "Kami harus waspada. Inter sangat kuat di sisi sayap," ujar Fabregas dalam konferensi pers yang dikutip dari TMW.
"Mereka adalah tim terbaik di Serie A dan salah satu yang terbaik di Eropa. Mereka sangat kuat, tetapi kami akan mencoba menyulitkan mereka. Tujuannya adalah selalu bermain sebaik mungkin dan melakukan segalanya untuk menang," tambahnya.
Jadwal yang padat tidak dapat dijadikan alasan oleh Inter
Pertandingan ini dijadwalkan pada hari Jumat sebagai langkah antisipatif terhadap potensi adanya laga playoff Scudetto antara Inter dan Napoli. Meskipun begitu, Fabregas tidak menganggap hal tersebut sebagai penghalang bagi performa Nerazzurri.
Ia justru memberikan pujian terhadap mentalitas serta kedalaman skuad Inter yang tetap menunjukkan konsistensi meskipun dihadapkan pada jadwal yang padat. Fabregas meyakini bahwa tim yang dilatih oleh Simone Inzaghi akan tetap berusaha tampil optimal.
"Saya tidak berpikir mereka akan terpengaruh oleh Final Liga Champions, atau bahkan berpikir tentang Napoli," ungkap Fabregas.
"Mereka adalah tim kuat dengan salah satu pelatih terbaik di Italia," tambah mantan gelandang Arsenal dan Barcelona tersebut.
Real Madrid serius mencari bakat muda
Di luar lapangan, Fabregas mengonfirmasi bahwa Como tertarik untuk merekrut pemain muda dari Real Madrid. Setelah berhasil mendapatkan Nico Paz, Como berencana untuk memperkuat tim dengan menambah pemain-pemain lain dari akademi Los Blancos.
Tiga nama yang kini menjadi perhatian mereka adalah striker Gonzalo, bek tengah Jacobo Ramon, dan gelandang Chema Andres. Fabregas juga menegaskan bahwa hubungan antara Como dan Madrid berjalan dengan baik, serta klubnya siap memberikan kesempatan bermain bagi para pemain muda tersebut.
"Kami tidak tahu apa-apa soal itu. Dia adalah pemain kami, dan untuk saat ini, dia tetap bersama kami. Saya tidak tahu apakah dia akan pergi ke Piala Dunia Antarklub bersama Real Madrid," ungkap Fabregas mengenai Nico Paz.
"Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan mereka, dan kami sangat tertarik dengan beberapa pemain mereka. Kami telah memperjelas bahwa mereka bisa mendapatkan menit bermain di sini," tambahnya.
Dengan pernyataan tersebut, Fabregas menunjukkan komitmen Como dalam mengembangkan talenta muda dan memperkuat kerjasama dengan Real Madrid.