AC Milan Kalahkan Genoa 2-1, Amankan Posisi Ketiga dan Peluang Liga Champions
AC Milan Kalahkan Genoa 2-1 di Liga Italia, mengakhiri rentetan hasil negatif dan merangsek ke posisi ketiga klasemen, membuka lebar peluang lolos Liga Champions.
AC Milan berhasil mengakhiri rentetan hasil negatif mereka dengan kemenangan penting di kandang Genoa. Rossoneri menundukkan tuan rumah 2-1 dalam laga pekan ke-37 Liga Italia 2025/26 yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Minggu.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi skuad asuhan Max Allegri setelah sebelumnya menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang dalam tiga pertandingan liga terakhir. Hasil positif ini sangat krusial bagi ambisi Milan di sisa musim.
Christopher Nkunku dan Zachary Athekame menjadi pahlawan dengan gol-gol mereka, membawa Milan merangsek naik ke peringkat ketiga klasemen sementara. Sementara itu, gol balasan Genoa dicetak oleh Johan Vazquez.
Kebangkitan Rossoneri di Luigi Ferraris
AC Milan menghadapi laga tandang ke Luigi Ferraris dengan tekanan besar menyusul serangkaian hasil buruk yang mengancam partisipasi mereka di Liga Champions musim depan. Tiga pertandingan terakhir tanpa kemenangan telah menciptakan keraguan di kubu Rossoneri.
Meskipun demikian, Genoa yang dilatih oleh legenda AS Roma, Daniele De Rossi, justru tampil agresif sejak awal pertandingan. Tuan rumah bahkan mendominasi penguasaan bola pada sepuluh menit pertama dan menciptakan beberapa ancaman melalui Vitinha.
Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal dari para pemain Genoa membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol. Milan, di sisi lain, lebih banyak mengandalkan strategi serangan balik cepat untuk menekan pertahanan lawan.
Peluang terbaik Milan di babak pertama datang dari sundulan Youssouf Fofana, namun kiper Justin Bijlow berhasil mengamankan gawangnya. Pertahanan solid kedua tim membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga jeda.
Drama Gol dan Penalti Penentu
Kebuntuan akhirnya terpecahkan lima menit setelah babak kedua dimulai, mengubah dinamika pertandingan. Kesalahan fatal Alex Amorim saat memberikan umpan ke belakang dimanfaatkan dengan baik oleh Christopher Nkunku.
Nkunku kemudian dijatuhkan oleh kiper Bijlow di kotak penalti, memaksa wasit menunjuk titik putih. Nkunku sendiri sukses mengeksekusi penalti tersebut pada menit ke-50, membawa AC Milan unggul 1-0.
Genoa mencoba merespons dengan cepat, menciptakan peluang melalui sepakan bebas Ruslan Malinovskyi dan upaya Vitinha, namun semua percobaan tersebut belum menemui sasaran. Milan tetap kokoh menjaga keunggulan mereka.
Rossoneri berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-81 melalui gol Zachary Athekame. Christian Pulisic mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Athekame dengan sepakan kaki kiri yang akurat, mengubah skor menjadi 2-0.
Genoa sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-87 melalui Johan Vazquez yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Mike Maignan. Namun, Milan berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit akhir berbunyi.
Implikasi Klasemen dan Perburuan Eropa
Kemenangan ini memiliki dampak signifikan terhadap posisi AC Milan di klasemen sementara Liga Italia Serie A. Dengan tambahan tiga poin, Milan kini mengoleksi 70 poin dan merangsek naik ke peringkat ketiga.
Mereka berhasil menyalip Juventus yang dalam pertandingan lain menelan kekalahan, menempatkan Rossoneri di posisi yang sangat menguntungkan dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan. Target utama Milan kini semakin dekat.
Sebaliknya, Genoa harus puas tertahan di urutan ke-14 klasemen dengan raihan 41 poin setelah kekalahan ini. Meskipun demikian, posisi mereka relatif aman dari zona degradasi dengan beberapa pertandingan tersisa.
Susunan pemain kedua tim menunjukkan strategi yang berbeda. Genoa (4-3-2-1) menurunkan Justin Bijlow, Johan Vazquez, Alessandro Marcandalli, Sebastian Otoa, Mikael Ellertsson, Morten Frendrup, Alex Amorim, Ruslan Malinovskyi, Vitinha, Tommaso Baldanzi (Jeff Ekhator 64'), dan Lorenzo Colombo (Caleb Ekuban 85').
Sementara itu, AC Milan (3-5-2) diperkuat oleh Mike Maignan, Strahinja Pavlovic, Matteo Gabbia, Fikayo Tomori (Koni De Winter 76'), Davide Bartesaghi, Adrien Rabiot, Ardon Jashari (Ruben Loftus-Cheek 85'), Youssouf Fofana (Samuele Ricci 68'), Zachary Athekame, Santiago Gimenez (Niclas Fuellkrug 68'), dan Christopher Nkunku (Christian Pulisic 76').
Sumber: AntaraNews