Cesc Fabregas Tanggapi Rumor Dilirik Chelsea: Sepak Bola Penuh dengan Kejutan
Pelatih Como, Cesc Fabregas, baru-baru ini memberikan tanggapan mengenai spekulasi yang mengaitkannya dengan mantan klubnya, Chelsea.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, baru-baru ini memberikan tanggapan mengenai spekulasi yang mengaitkannya dengan mantan klubnya, Chelsea. Dia mengakui bahwa Premier League adalah liga terbaik di dunia, tetapi saat ini dia merasa belum siap untuk melatih di sana.
Baru-baru ini, Fabregas muncul dalam daftar kandidat pelatih yang mungkin menggantikan Liam Rosenior secara permanen di Chelsea. Pihak klub asal London tersebut mengambil keputusan untuk memecat manajer mereka hanya tiga bulan setelah ia resmi dilantik.
Langkah ini diambil setelah Chelsea mengalami lima kekalahan berturut-turut di liga tanpa mencetak gol sama sekali, sebuah rekor buruk yang belum pernah terjadi sejak tahun 1912.
Meskipun Rosenior masih memiliki lebih dari enam tahun tersisa dalam kontraknya, Chelsea beruntung karena terdapat klausul khusus yang memungkinkan mereka untuk mengakhiri kerjasama tanpa membayar sisa gaji yang sangat besar.
Sementara itu, posisi pelatih kepala sementara di Chelsea akan diisi oleh asisten sebelumnya, Calum McFarlane, hingga akhir musim ini. Manajer permanen yang baru akan ditunjuk pada musim panas tahun 2026.
Bukan Langkah Ideal
Beberapa pelatih ternama kini menjadi sorotan sebagai calon pengganti Rosenior. Namun, tampaknya manajemen Chelsea lebih mengutamakan Fabregas, yang dianggap sebagai kandidat paling kuat dan masuk akal.
Pelatih muda asal Spanyol tersebut telah mencuri perhatian setelah menunjukkan performa yang sangat baik di klub Italia, Como. Saat ini, ia berhasil membawa timnya menduduki posisi kelima di klasemen dan berpeluang besar untuk meraih tiket Liga Champions di musim yang akan datang.
Walaupun Fabregas menyadari bahwa kembali ke Liga Inggris akan menjadi langkah yang ideal dalam karirnya, ia dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak berniat untuk segera meninggalkan posisinya saat ini.
Pernyataan ini menunjukkan komitmennya terhadap klub yang sedang ia latih, meskipun tawaran dari Chelsea sangat menggiurkan. Ia ingin memastikan bahwa keputusan yang diambilnya tidak tergesa-gesa dan tetap mempertimbangkan situasi yang ada.
Mungkin di Masa Depan Pindah ke Inggris
"Liga Premier adalah yang terbaik di dunia, dan saya selalu meyakini hal itu. Saya merasakannya saat masih bermain dan kini sebagai pelatih," ungkap Fabregas, seperti yang dikutip dari Sportmole pada Selasa (5/5/2026).
"Jose Mourinho pernah memberi tahu saya bahwa saya memiliki waktu 30 tahun untuk berkarier. Oleh karena itu, saya bisa tinggal di sini selama 10 tahun dan baru pindah ke Inggris dalam 12 atau 15 tahun ke depan," jelasnya dengan jujur dalam wawancara bersama surat kabar Inggris, The Telegraph.
"Sepak bola penuh dengan kejutan, segalanya bisa berubah dalam sekejap. Terkadang Anda berada di puncak, dan di hari berikutnya bisa saja terpuruk. Jadi, mari kita nikmati setiap momen yang ada saat ini. Apa yang kita jalani bersama di sini sangat luar biasa. Kita lihat nanti apa yang akan dibawa oleh masa depan," tambahnya, sambil menegaskan bahwa suatu saat ia akan kembali ke liga tersebut sebagai pelatih.
Xabi Alonso Jadi Kandidat Kuat
Xabi Alonso kini dianggap sebagai calon utama untuk posisi tersebut. Meskipun ia menandatangani kontrak tiga tahun yang menggiurkan di Real Madrid pada musim panas lalu, ia secara mengejutkan dipecat pada bulan Januari dan akan menjadi pemain bebas transfer pada musim panas ini.
Selain itu, Chelsea juga dilaporkan telah mendekati Andoni Iraola, pelatih Bournemouth, yang berencana meninggalkan jabatannya setelah tiga tahun. Menurut informasi yang beredar, kandidat lain yang signifikan untuk posisi yang sangat diperhatikan ini adalah Marco Silva, pelatih Fulham.
Sumber: Sportmole