Cesc Fabregas Masuk Radar Real Madrid, Disiapkan jadi Pelatih Musim Depan
Cesc Fabregas, pelatih Como 1907, kabarnya menjadi satu di antara kandidat yang dipertimbangkan Real Madrid untuk posisi pelatih utama pada musim 2026/2027.
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, kini menjadi sorotan Real Madrid sebagai kandidat pelatih utama untuk musim 2026/2027. Berita ini muncul dari berbagai laporan media Spanyol yang mengindikasikan manajemen Los Blancos terkesan dengan performa pelatih muda tersebut.
Menurut pengamat sepak bola Spanyol, Jorge Picon, dalam program di El Desmarque, Fabregas telah masuk daftar nama yang dipertimbangkan pihak Real Madrid. Ia dianggap memiliki metode kerja yang modern, kemampuan komunikasi yang baik dengan para pemain, serta pendekatan taktik yang menarik perhatian manajemen klub raksasa Spanyol tersebut.
Saat ini, Real Madrid sedang menjalani masa transisi setelah memecat pelatih sebelumnya, Xabi Alonso, pada bulan Januari lalu. Untuk sementara waktu, posisi pelatih kepala diisi Alvaro Arbeloa hingga akhir musim ini.
Situasi tersebut memberikan kesempatan bagi Fabregas untuk menunjukkan kemampuannya dan mungkin meraih posisi yang diinginkannya di klub yang memiliki sejarah panjang dan prestisius ini.
Proyek Besar di Como
Sebagai pelatih, Fabregas saat ini tengah menikmati tantangan yang ambisius bersama Como. Di usia 38 tahun, ia berhasil membawa klub Italia tersebut menunjukkan performa yang mengesankan dalam beberapa musim terakhir.
Fabregas sukses mengangkat Como dari Serie B dan membuat mereka bersaing di papan atas Serie A. Saat ini, Como berada di posisi keempat klasemen sementara, sejajar dengan AS Roma, yang memberikan peluang besar untuk lolos ke kompetisi UEFA Champions League musim depan.
Selain itu, Como juga menunjukkan performa yang cemerlang di ajang Coppa Italia. Klub ini telah berhasil mencapai babak semifinal dan akan berhadapan dengan Inter Milan untuk memperebutkan tiket ke final.
Keberhasilan ini semakin meningkatkan reputasi Fabregas sebagai salah satu pelatih muda yang paling menjanjikan di Eropa saat ini. Hal ini cukup mengejutkan, mengingat ia baru memulai karier kepelatihannya setelah pensiun sebagai pemain pada tahun 2023.
Jejak Fabregas
Sebelum mengemban tugas sebagai pelatih, Fabregas telah menorehkan prestasi gemilang dalam karier bermainnya. Ia merupakan lulusan akademi Barcelona dan mulai dikenal luas saat membela Arsenal.
Selain itu, Fabregas juga pernah memperkuat Chelsea FC dan AS Monaco sebelum menutup karier profesionalnya di Como. Setelah pensiun, ia segera terjun ke dunia manajemen tim dan akhirnya dipercaya untuk menjabat sebagai pelatih kepala.
Keputusan ini terbukti sangat tepat karena Fabregas berhasil membawa Como promosi ke Serie A, menjadikan klub tersebut sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sepak bola Italia.
Proyek Como juga mendapatkan dukungan finansial yang signifikan dari pemilik klub yang berasal dari Indonesia. Investasi ini memungkinkan mereka untuk mendatangkan sejumlah pemain berkualitas guna memperkuat tim.
Salah satu rekrutan yang menarik perhatian adalah gelandang muda Nico Paz. Pemain ini sebelumnya merupakan bagian dari akademi Real Madrid dan masih memiliki klausul buy-back yang dapat diaktifkan oleh klub Spanyol tersebut.
Tawaran Menantang
Hubungan antara Como dan Real Madrid semakin menarik, terutama jika Fabregas dipertimbangkan sebagai calon pelatih Los Blancos di masa mendatang. Meskipun demikian, Fabregas saat ini tetap fokus pada proyek jangka panjang di Como, di mana ia berupaya mengembangkan tim agar dapat bersaing di level tertinggi sepak bola Italia dan Eropa.
Namun, jika tawaran resmi dari Real Madrid muncul, banyak yang percaya bahwa itu akan menjadi godaan besar bagi Fabregas. Kesempatan untuk melatih salah satu klub terbesar di dunia tentu sulit untuk ditolak, bahkan bagi pelatih muda yang sedang naik daun seperti dirinya.
Sumber: Football Italia