Judika Minta Pemerintah Turun Tangan Atasi Sengkarut Hak Cipta yang Bikin Penyanyi dan Pencipta Lagu Berseteru
Judika menilai permasalahan yang dihadapi Lesti Kejora tidak sama dengan gugatan yang diajukan Ari Bias terhadap Agnez Mo.
Penyanyi Judika memberikan tanggapan mengenai permasalahan hak cipta lagu yang sedang ramai diperbincangkan. Salah satunya kasus Lesti Kejora, yang dilaporkan oleh pencipta lagu Yoni Dores karena diduga melanggar hak cipta.
Judika menilai situasi yang dihadapi Lesti Kejora berbeda dengan tuntutan yang diajukan Ari Bias terhadap Agnez Mo. Meskipun demikian, Judika mengakui kondisi industri musik di Indonesia saat ini tidak dalam keadaan baik akibat adanya ketidakjelasan dalam peraturan yang berlaku.
"Ini kan sebenarnya ekosistem musik sedang tidak baik-baik saja karena aturannya enggak jelas. Akhirnya seperti sekarang kan. Penyanyi dan pencipta ini seperti orang bermusuhan," kata Judika saat ditemui di Kawasan Senayan, Jakarta, dikutip Selasa (27/5).
Seharusnya kata Judika, hubungan penyanyi dan pencipta lagu seperti kakak beradik dalam satu keluarga. Keduanya harus saling menguntungkan satu sama lain.
"Padahal kalau di rumah tangga ini kan satu kakak. Penyanyi, pencipta lagu sangat erat hubungannya. Simbiosis mutualisme yang dari dulu tidak pernah terjadi seperti ini," kata Judika.
Negara Harus Turun Tangan
Untuk itu, jebolan ajang pencarian bakat ini meminta Pemerintah perlu mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah ini. Perlu ada regulasi yang tegas yang mengatur hak-hak baik bagi pencipta lagu maupun penyanyi di masa mendatang.
"Ini yang aku takutkan kalau negara enggak turun, kalau tidak diketuk palu secara aturan mana yang berlaku, mana yang harus diikuti. Jadi jangan di tengah jalan penyanyi ini merasa bingung seperti apa," jelasnya.
Peran LMKN Belum Maksimal
Judika, yang juga dikenal sebagai pencipta lagu, mengungkapkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) belum menjalankan tugasnya dengan optimal. Ia berpendapat bahwa proses pengumpulan dan distribusi yang dilakukan oleh lembaga tersebut masih kurang transparan.
"Artinya ini yang harus dibenerin. Tapi kalau sekarang semua jadi direct, main somasi penyanyi, ini jadi tidak elok walaupun penyanyi dan pencipta lagu punya hak melakukan apapun sesuai dengan undang-undang yang berlaku," urainya.
Harapan Judika
Judika menginginkan agar tidak terjadi lagi konflik antara penyanyi dan pencipta lagu terkait hak cipta. Ia berharap akan segera ditemukan solusi yang dapat memperbaiki ekosistem musik di masa depan.
"Yang mau aku bilang itu, enggak baik antara penyanyi dan pencipta lagu berseteru. Mudah-mudahan cepet ada solusinya, jadi semuanya nyaman," ucap Judika.