Catatan Pilu Najwa Shihab Usai Kepergian Ibrahim Sjarief: Tempat Keduanya Luruh
Najwa shihab menulis pesan mendalam usai kepergian suami tercinta.
Beberapa hari setelah kepergian Ibrahim Sjarief untuk selamanya, Najwa Shihab perlahan bangkit. Ia membagikan potret makam suami dan anaknya yang dikuburkan dalam satu liang lahat. Mengiringi unggahannya, Najwa menulis pesan panjang.
Isi catatan pilu Najwa mencuri perhatian. Unggahan tersebut disukai banyak pengikutnya di instagram dan mendapat banyak komentar positif berisi pesan duka cita. Kepergian Ibrahim tentu menjadi momen yang sulit diterima oleh Najwa. Namun, ia ikhlas melepas suami tercinta untuk selamanya.
Tempat Keduanya Luruh
Jauh sebelum kepergian suami, Najwa sudah pernah merasakan duka mendalam ditinggal putri tercinta. Anak kedua Najwa meninggal dunia hanya beberapa hari setelah dilahirkan. Kini, ia kembali merasakan patah hati saat suaminya menghembuskan napas terakhirnya.
"TEMPAT KEDUANYA LURUH. Kami mendekap tangannya, juga hatinya. Ibrahim adalah penunjuk arah kami, ketenangan kami, rumah kami. Sedangkan Namiyah hanya bersama kami selama satu hari, tapi ia menetap di hati kami, selamanya," ungkap Najwa di instagramnya.
Saling Berdekapan
Lebih lanjut, dalam pesan yang ditulisnya, Najwa menyebut bahwa suami dan anak keduanya telah saling berdekapan. Mereka sudah berada dalam satu liang lahat yang sama.
"Kini mereka saling berdekapan – ayah dan anak perempuannya, satu kehidupan penuh, satunya helaan napas singkat, dalam rengkuhan tanah yang sama. Kami bayangkan ia meraih tangan ayahnya, “Abi, sini… Namiyah sudah di sini."," ungkap Najwa.
"Pertemuan yang tak bisa diberikan dunia kepada mereka dan dipenuhi oleh dunia berikutnya – dengan lembut, seutuhnya. Terima kasih atas semua doa, harum bunga, dan pesan-pesan, cinta kalian menyangga kami saat kami tak punya daya untuk berdiri. Dari istri selama 28 tahun, dan seorang anak lelaki berusia 24. Al-Fatihah untuk Ibrahim dan Namiyah," sambung dia.