Najwa Shihab Berbagi Tips ke Mahasiswa, Support System Tak Selalu Suasana Menyenangkan
Dalam dialog di hadapan lebih dari 2.500 mahasiswa najwa menekankan bahwa passion bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba.
Support system memegang peranan yang penting dalam proses terciptanya passion seseorang. Tidak sekadar ruang aman, support system dapat dimaknai sebagai lingkungan yang mampu menerima kegagalan, memberikan kritik jujur, dan mendorong kita untuk terus berkembang dan berusaha. Pesan inilah yang disampaikan oleh Najwa Shihab dalam acara Generasi Campus Roadshow Medan yang digelar di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU).
Dalam dialog di hadapan lebih dari 2.500 mahasiswa Universitas Sumatera Utara, jurnalis dan pendiri Narasi ini menekankan bahwa passion bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang dipengaruhi oleh dukungan orang-orang terdekat.
Najwa mengingatkan bahwa support system tidak boleh hanya dipahami sebagai tempat yang selalu menyenangkan. Menurutnya, dukungan sejati seringkali berupa kejujuran yang pahit namun dibutuhkan sebagai dorongan untuk lebih maju lagi.
"Support system itu orang-orang yang berani bilang karya kita jelek. Hal ini bukan karena kalian dianggap tidak berharga, tapi karena karyanya saja yang belum bagus, dan perlu usaha yang lebih untuk mencapainya" ujarnya
Dalam dialog ini, Najwa juga menyoroti tantangan yang sering dihadapi anak muda yaitu kurangnya dukungan dari orang terdekat khususnya keluarga. Menurutnya, hal tersebut bukan semata-mata karena keluarga tidak peduli, tetapi karena mereka belum benar-benar memahami apa yang sedang terjadi. Oleh karena itu diperlukan strategi komunikasi yang tepat untuk mengatasinya.
"Banyak anak muda yang merasa tidak didukung oleh orang tuanya, padahal mereka hanya perlu menunjukkan bukti nyata melalui karya dan portofolio yang telah kalian bangun" jelasnya.
Support system juga bukan harus berasal dari keluarga tetapi bisa juga berasal dari teman terdekat, kampus, dan salah satunya melalui acara Generasi Campus Medan sebagai bagian dari rangkaian Generasi Campus Roadshow 2025.
Acara yang mengusung tema besar Passion in Action ini, merupakan kolaborasi Grab dan Narasi, membuka ruang aman bagi mahasiswa dalam berdialog, mengasah minat, serta memahami proses menemukan passion. Generasi Campus Roadshow 2025 menghadirkan tiga sosok inspiratif yang berhasil menemukan, memaknai dan menjalani passionnya. Selain Najwa Shihab (jurnalis dan pendiri Narasi), ada juga Nicholas Saputra (aktor) dan Raditya Dika (penulis dan sutradara).
Melalui sesi Dialog Generasi di ini, Najwa juga mengingatkan bahwa perjalanan setiap orang dalam menemukan passion tentu berbeda-beda. Di dalamnya selalu ada kegagalan, keraguan, dan fase ketika kita merasa sendirian. Namun, dengan dukungan support system yang tepat, setiap tantangan tersebut dapat dilewati dan justru mendorong kita untuk terus berkembang dan berusaha lebih baik lagi.
Sebelum sesi Dialog Generasi, sebagai perwakilan kreator muda, Idigtaf (musisi) juga mengisi sesi Creativity on Stage, memberikan insight suka duka perjalanannya memulai dan menjalani passion hingga menjadi profesi yang membawanya sukses di usia muda.
Hadirkan Ruang Inspiratif di Kampus
Neneng Goenadi, Chief Executive Officer, Grab Indonesia, mengatakan, "Melalui Generasi Campus Roadshow, Grab ingin menghadirkan ruang aman dan inspiratif bagi adik-adik mahasiswa dalam menemukan, menggali passion, serta mengembangkan potensi diri terbaiknya. Kami percaya setiap generasi memiliki kekuatan unik untuk membawa perubahan positif, dan Grab hadir untuk mendukung langkah mereka menuju masa depan yang mereka impikan."
Dahlia Citra, Chief of Networking Narasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ruang berbagi inspirasi, melainkan wadah bagi generasi muda untuk tumbuh bersama. "Kami berharap peserta Generasi Campus 2025 bisa merasa lebih yakin untuk mulai mencoba, apapun passion mereka. Tergerak untuk mengambil langkah dan memahami susah senangnya berproses," ungkapnya.