Bahagia Jadi Om! Abidzar Al Ghifari Sambut Keponakan Pertama, Pilih Dipanggil Om Bi
Kelahiran putri pertama Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri memberikan kebahagiaan yang mendalam bagi Abidzar Al Ghifari.
Kelahiran putri pertama Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri membawa kebahagiaan tidak hanya bagi orangtua, tetapi juga bagi sang paman, Abidzar Al Ghifari. Kehadiran keponakan pertamanya yang diberi nama Elara Mahakalila membuat Abidzar sangat antusias.
Umi Pipik menceritakan bagaimana Abidzar sering melakukan panggilan video hanya untuk melihat wajah sang bayi. Saking gemasnya, Abidzar bahkan sudah memiliki rencana-jail yang penuh kasih sayang untuk keponakannya.
"Wah dia senang banget. Bentar-bentar juga video call, 'Bocil mana bocil?' Gitu-gitu," ungkap Umi Pipik saat ditemui oleh awak media di Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat (2/1).
Umi Pipik melanjutkan bahwa Abidzar telah merencanakan berbagai kegiatan untuk Elara. "'Sudah mama papanya boleh jalan-jalan deh,' 'Mending di sini saja,' benar sudah punya planning mereka, 'Kalian berdua kalau lagi honeymoon entar sudah titipin sama Om Bi-nya saja,' manggilnya Om Bi," tambah Umi Pipik.
Abidzar memilih sebutan Om Bi sebagai panggilan khusus agar terdengar akrab di telinga keponakannya. Dia bahkan berencana mengajak Elara jalan-jalan, namun langsung diingatkan oleh Umi Pipik.
Umi Pipik mengingatkan Abidzar, "'Panggil sama Om Bi saja entar diajak jalan,' 'Awas entar kamu ajarin yang enggak bagus ya,' katanya. Ya dia kayak gitu bercandaan aja," jelas Umi Pipik. Menariknya, Abidzar Al Ghifari memiliki cara tersendiri dalam memanggil nama keponakannya, yang berbeda dengan panggilan yang digunakan oleh Umi Pipik. Hal ini menunjukkan betapa dekatnya hubungan mereka meski ada perbedaan dalam cara memanggil.
Elara yang masih bayi
Dalam keluarga mereka, terdapat perbedaan dalam cara memanggil bayi. Sementara sang nenek lebih suka memanggilnya Baby Elara, Abidzar Al Ghifari memilih untuk menggunakan nama belakang bayi tersebut. Perbedaan ini memberikan nuansa ceria dalam interaksi keluarga.
"Baby Elara saja (panggilan Umi). Kalau Om Bi kan katanya Kalila nih manggilnya. Tahu ah dia mah, senangnya dia sajalah," tutur Umi Pipik dengan nada pasrah.
Perbedaan panggilan ini menambah kehangatan dalam suasana keluarga mereka. Setiap anggota keluarga memiliki cara tersendiri untuk menunjukkan kasih sayang kepada si kecil. Hal ini menciptakan momen-momen bahagia yang tak terlupakan. Dalam pandangan Umi Pipik, meskipun ada perbedaan, yang terpenting adalah kebahagiaan yang dirasakan oleh semua anggota keluarga.
Umi Pipik
Di sisi lain, Umi Pipik sangat menikmati perannya dalam memberikan pendidikan tentang perawatan bayi kepada Adiba yang masih baru dalam hal ini. Ia mengajarkan hal-hal dasar namun sangat penting, seperti rutinitas menjemur bayi di pagi hari untuk mencegah terjadinya penyakit kuning. Dengan penuh perhatian, Umi Pipik memastikan bahwa putrinya memahami setiap langkah dalam perawatan bayi dengan baik.
"Pasti, kalau pagi kan supaya baby-nya enggak kuning dijemur gitu kan. Itu sudah diajari semuanya gitu," jelasnya.
Jiddah
Sementara itu, Umi Pipik telah menentukan sapaan khusus untuk cucunya yang akan datang. Panggilan tersebut mencerminkan status barunya sebagai nenek, yang kini resmi menyandang gelar tersebut.
"Jiddah. Nenek kan Jiddah," ungkap Umi Pipik dengan penuh kebahagiaan.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/898868/original/060789200_1434027467-janin-sehat.jpg)