Egy Maulana Vikri atau Stefano Lilipaly yang Bakal Main Lawan China?
Seberapa besar peluang pemain-pemain unggulan di BRI Liga 1 untuk menunjukkan kemampuan mereka saat Timnas Indonesia bertanding melawan China?
Beberapa pemain kunci di BRI Liga 1 2024/2025 telah dipanggil oleh Patrick Kluivert untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam menghadapi China. Menurut pelatih dan pengamat sepak bola, Ricky Nelson, Egy Maulana Vikri sangat pantas untuk diberi kesempatan bermain sejak awal dalam pertandingan ini.
Timnas Indonesia akan bertanding melawan China dalam laga penting di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, pada Kamis (5/6) malam WIB.
Dalam kesempatan ini, di mana Timnas Indonesia akan menjamu China sebelum bertandang ke Jepang, Patrick Kluivert juga memanggil sejumlah pemain yang menunjukkan performa mengesankan di BRI Liga 1 2024/2025.
Pemain-pemain seperti Beckham Putra, Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, Stefano Lilipaly, Yakob, dan Yance Sayuri telah berkontribusi besar dalam membantu klub mereka bersaing di posisi teratas klasemen BRI Liga 1 2024/2025. Mengenai peluang para pemain tersebut untuk tampil dalam pertandingan melawan China di SUGBK, Ricky Nelson menilai bahwa Egy Maulana Vikri memiliki potensi terbesar untuk menjadi starter.
Egy Maulana Vikri Berpotensi Jadi Pemain Inti
Dalam program BolaBreak yang disiarkan oleh Bola.com, menjelang pertandingan Timnas Indonesia melawan China, Ricky Nelson berpendapat bahwa Egy Maulana Vikri memiliki peluang untuk masuk dalam starting XI Timnas Indonesia.
"Pasti Coach Patrick sudah melihat lebih jauh sejak pertandingan melawan Bahrain. Dia menganalisis setiap pemain, terutama pemain lokal di liga kita, seperti Egy dan Beckham," kata Ricky Nelson kepada Bola.com.
Ricky melanjutkan, pertandingan melawan China, komposisi pemain sulit untuk berubah. Tapi bisa saja Patrick ingin mencoba Egy.
"Karena penampilannya di liga juga bagus. Jadi saya rasa Egy memiliki kans untuk masuk jadi pemain inti," ujar Ricky.
Ia menambahkan, "Dengan absennya Oratmangoen dan Eliano, ini adalah kesempatan bagi Egy atau pun Beckham. Bukan menganggap remeh China, tapi menurut saya Egy mampu bermain di level itu. Dia seharusnya bisa, harus dicoba," tutup Ricky.
Stefano Lilipaly Untuk Melawan Jepang
Sementara itu, mengenai nama-nama lain seperti Stefano Lilipaly, Yance, dan Yakob Sayuri, Ricky Nelson memiliki pandangan berbeda. Ia berpendapat bahwa Yakob atau Yance bisa diandalkan sebagai pemain pengganti di babak kedua.
Sedangkan untuk Lilipaly, kemungkinan besar ia baru akan diturunkan saat Timnas Indonesia melawan Jepang.
"Kalau formasi tidak berubah, saya agak sanksi Lilipaly dimainkan walau penampilannya di Borneo FC sudah naik lagi. Namun, jelas formasi yang digunakan itu akan berpengaruh terhadap performa pemain," tegas Ricky.
Ricky juga menjelaskan bahwa dengan formasi 3-4-3 yang sering diterapkan, pemain sayap diharuskan memiliki energi yang cukup.
"Dengan formasi 3-4-3 yang biasa digunakan, itu menuntut pemain sayap punya energi yang cukup kuat. Mungkin saja Lilipaly menjadi pemain pengganti," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa ia lebih condong melihat Egy sebagai pemain yang layak mendapat kesempatan di tim utama, sementara Yakob mungkin akan berperan sebagai pemain cadangan karena Kevin Diks lebih sering diturunkan.
"Namun, saya condong melihat Egy yang layak mendapatkan kesempatan di first team, sementara Yakob juga menjadi pemain pengganti karena ada Kevin Diks yang selama ini lebih sering dimainkan."
Ricky menyimpulkan bahwa peluang Lilipaly untuk bermain mungkin ada saat melawan Jepang, tetapi untuk pertandingan melawan China, ia merasakan bahwa Egy yang akan diturunkan.
"Peluang Lilipaly menurut saya mungkin ada ketika Timnas Indonesia melawan Jepang. Namun, untuk tim utama melawan China, feeling saya Egy yang akan masuk," lanjutnya.