5 Pemain Timnas Indonesia Bisa Jadi Pembeda Permainan Timnas Indonesia vs Jepang
Patrick Kluivert percaya bahwa lima pemain ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kebuntuan Timnas Indonesia saat menghadapi Jepang.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memiliki berbagai pilihan yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kebuntuan saat berhadapan dengan Jepang dalam pertandingan terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, yang akan berlangsung pada Selasa (10/6/2025).
Timnas Indonesia sangat mengandalkan Ole Romeny, pemain baru dari Oxford United, yang telah menjadi pilar utama dalam mencetak gol melawan Australia (1-5), Bahrain (1-0), dan China (1-0). Ini menunjukkan bahwa skuad Garuda memerlukan pemain lain yang bisa menjadi solusi ketika Ole tidak mampu mengatasi situasi yang sulit. Terlebih lagi, performa Ole kemungkinan besar akan diwaspadai oleh pertahanan Jepang.
Sebenarnya, Patrick Kluivert memiliki beberapa alternatif yang bisa digunakan untuk menghadapi tantangan ini. Meskipun posisi mereka bukan sebagai penyerang, para pemain tersebut memiliki keterampilan yang cukup mumpuni untuk mencetak gol. Siapa saja para pemain yang dimaksud? Berikut Bola.com menyajikan ulasan mengenai mereka.
Stefano Lilipaly
"Stefano Lilipaly... Stefano Lilipaly... Stefano, Stefano, Stefano, Stefano... Stefano Lilipaly..." Itulah nyanyian yang menggema dari Ultras Garuda setelah pertandingan antara Timnas Indonesia dan China di SUGBK pada Kamis (5/6/2025). Meskipun Lilipaly hanya tampil sebagai pemain pengganti dalam laga tersebut, kehadirannya yang membawa kenangan manis sebagai pencetak gol penting membuat para suporter merasa senang. Kehadirannya kembali ke tim jelas memberikan semangat tersendiri bagi para penggemar.
Fano, sapaan akrabnya, bisa dibilang merupakan pemain tertua di skuad Garuda saat ini, karena usianya sudah mencapai 35 tahun. Namun, meski usianya tidak muda lagi, performanya bersama Borneo FC di BRI Liga 1 2024/2025 tetap menunjukkan kualitas yang luar biasa. Ia berhasil mencetak enam gol dan memberikan enam assist untuk Pesut Etam, baik di BRI Liga 1 maupun di ASEAN Club Championship. Dengan prestasi tersebut, banyak yang menantikan kontribusinya saat kembali memperkuat Timnas Indonesia.
Stefano Lilipaly sangat dinanti-nantikan penampilannya saat melakukan comeback di Timnas Indonesia, dan hal tersebut sudah terlihat saat melawan China. Dengan performa yang menjanjikan, tidak ada salahnya jika Lilipaly diberi kesempatan untuk menjadi starter saat menghadapi Jepang. Para penggemar berharap ia dapat kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Beckham Putra Nugraha
Di antara semua nama yang dipanggil oleh Patrick Kluivert dalam pertandingan mendatang, Beckham Putra Nugraha menjadi salah satu pemain yang mendapatkan panggilan pertama kali untuk Timnas Indonesia di tingkat senior. Pertandingan melawan China akan menjadi momen debut Beckham Putra di level senior.
Ia diturunkan pada babak kedua dalam laga melawan China dan menunjukkan beberapa aksi permainan yang menarik di area pertahanan lawan. Beckham adalah pemain yang sudah sering tampil di kelompok usia muda, sehingga ini merupakan peluang bagi pemain dari Persib Bandung untuk menarik perhatian Patrick Kluivert.
Beckham diharapkan mampu menjadi solusi dalam mencetak gol, terutama mengingat penampilannya yang sangat baik saat membantu Persib meraih gelar juara. Dalam 34 pertandingan di berbagai kompetisi, ia telah menyumbang tujuh gol dan tiga assist.
Egy Maulana Vikri
Setelah mengalami penurunan dalam kompetisi, pertandingan melawan China menjadi kesempatan bagi Egy Maulana Vikri untuk membuktikan bahwa ia masih layak menjadi andalan Timnas Indonesia. Dalam laga tersebut, Patrick Kluivert memberikan kepercayaan kepadanya untuk tampil sebagai pemain inti. Selain itu, Egy menunjukkan performa yang cukup memuaskan. Ia berhasil menciptakan beberapa peluang dan menunjukkan kombinasi permainan yang baik dengan Ole Romeny di sisi kanan serangan Timnas Indonesia.
Egy Maulana Vikri merupakan pemain yang telah lama berkontribusi untuk Timnas Indonesia, sejak ia melakukan debutnya di bawah asuhan Luis Milla. Dalam 28 pertandingan yang telah dilakoni, pemain asal Medan ini berhasil mencetak delapan gol. Dengan catatan tersebut, Egy memiliki modal yang kuat untuk menunjukkan kemampuannya. Performa gemilangnya bersama Dewa United juga menjadi bukti bahwa ia layak mendapatkan kesempatan lebih. Pemain berusia 24 tahun itu telah mencetak 12 gol dan memberikan tujuh assist dari 30 pertandingan di BRI Liga 1 2024/2025.
Yakob Sayuri
Yakob Sayuri, meskipun jarang dipanggil oleh Timnas Indonesia dalam setahun terakhir, sebenarnya memiliki potensi yang sangat baik untuk menjadi solusi dalam situasi sulit. Dalam 24 kali penampilannya bersama Timnas Indonesia, winger Malut United ini telah mencetak tiga gol. Jika kita melihat kontribusinya di klub, Yakob jelas bisa menjadi senjata andalan bagi Patrick Kluivert. Hal ini telah dibuktikannya saat berhadapan dengan China di SUGBK, di mana Yakob menunjukkan penampilan yang sangat baik di sisi sayap kanan Timnas. Pemanggilan kembali Yakob ke Timnas Indonesia juga sudah dapat diprediksi. Ini karena bisa dikatakan bahwa musim ini adalah yang terbaik baginya di level klub.
Dalam total 28 penampilan di BRI Liga 1 2024/2025, pemain berusia 27 tahun ini berhasil mencetak 10 gol dan memberikan enam assist untuk Laskar Kie Raha. Dengan performa yang mengesankan ini, Yakob memiliki peluang besar untuk memberikan kontribusi lebih bagi Timnas Indonesia ke depannya. Kualitas dan kemampuannya di lapangan telah terbukti, dan banyak pengamat yang percaya bahwa ia dapat menjadi salah satu pemain kunci dalam skuat. Dengan catatan statistik yang menjanjikan, Yakob Sayuri siap untuk menghadapi tantangan selanjutnya di level internasional.
Marselino Ferdinan
Dia kembali! Kalimat tersebut sangat tepat untuk menggambarkan kondisi Marselino Ferdinan menjelang pertandingan melawan Jepang. Pemain yang bernaung di Oxford United ini baru saja melewatkan pertandingan melawan China akibat akumulasi kartu kuning yang diterimanya. Selain itu, Marselino Ferdinan juga memiliki kemampuan untuk menjadi solusi dalam situasi sulit. Winger yang berasal dari Oxford United ini telah menunjukkan kemampuannya beberapa kali dalam pertandingan sebelumnya.
Salah satu momen yang paling diingat adalah ketika Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Arab Saudi dengan skor 2-0. Dalam pertandingan tersebut, Marselino Ferdinan menjadi pencetak seluruh gol yang membawa tim meraih kemenangan pertamanya di putaran ketiga ini. Hingga saat ini, dari total 34 kali penampilannya bersama Timnas Indonesia, pemain berusia 20 tahun ini telah mencetak lima gol untuk skuad Garuda. Angka tersebut tentu cukup menggembirakan bagi pemain seusianya dan menunjukkan potensi besar yang dimilikinya.