Tak Hanya di Indonesia, LAN Kini Turut Perkuat Pembangunan SDM di Timor Leste
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LAN dan Institutu Nasional Administrasaun Publika (INAP) Timor Leste,
Lembaga Administrasi Negara (LAN) Indonesia terus memperkuat perannya dalam pengembangan aparatur sipil negara, tak hanya di dalam negeri tetapi juga di kawasan regional. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara LAN dan Institutu Nasional Administrasaun Publika (INAP) Timor Leste di Jakarta.
Penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut konkret dari Memorandum of Understanding (MoU) antara LAN dan National Institute of Public Administration Timor-Leste concerning Research, Education and Training in the Field of Public Administration yang telah disepakati sejak 15 Agustus 2008 lalu. Kini, kerja sama diperluas dan difokuskan pada penguatan penjaminan mutu dalam proses pendidikan dan pelatihan aparatur sipil.
Kepala LAN, Muhammad Taufiq, menyambut baik kerja sama ini, dan berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan teknis dan asistensi bagi INAP dalam upaya memajukan sistem pendidikan dan pelatihan bagi aparatur negara di Timor Leste.
"Kolaborasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran Indonesia dalam berbagi praktik baik di bidang administrasi publik terutama dalam mengembangkan kapasitas sumber daya aparatur di Timor Leste," ujarnya dikutip di Jakarta, Jumat (18/7).
Kepala LAN, Direktur Jenderal INAP, Policarpo Amilcar Boavida, mengapresiasi LAN yang selama ini telah bersedia memberikan dukungan dan pendampingan terhadap INAP Timor Leste, serta berharap kerjasama ini dapat terus dilanjutkan sebagai upaya memperkuat tata kelola kualitas pelatihan pegawai dan membangun sistem penjaminan mutu pelatihan yang andal dan akuntabel di Timor Leste.
Dia juga memaparkan sejumlah ruang lingkup kerja sama yang akan dijalankan, diantaranya pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) dalam penyelenggaraan penjaminan mutu pengembangan kapasitas dan pembelajaran, penyusunan kebijakan penyelenggaraan penjaminan mutu.
Selain itu juga terkait, uji coba pelaksanaan akreditasi bagi institusi pelatihan, pendampingan teknis dalam proses akreditasi, serta pengembangan program bersama di bidang peningkatan kualitas pembelajaran ASN.
Institusi Kembangkan Seluruh ASN Indonesia
Sekretaris Utama LAN, Andi Taufik, menyampaikan LAN sebagai instansi pemerintah diamanatkan oleh Undang-undang sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam mengembangkan seluruh ASN di Indonesia yang saat ini telah mencapai 5,2 juta pegawai, dapat menjadi rujukan bagi INAP dalam membangun pelatihan yang modern yang berbasis digital.
Selain itu juga LAN dapat memberikan asistensi untuk melaksanakan akreditasi lembaga pelatihan, penyusunan kurikulum, serta pengembangan kapasitas SDM pengajar.
Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN, Army Winarty memaparkan mengenai pengembangan kapasitas dan pembelajaran aparatur, proses akreditasi lembaga pelatihan serta evaluasi program pelatihan di setiap lembaga pelatihan.
"Melalui kerja sama strategis ini, LAN Indonesia dan INAP Timor Leste meneguhkan komitmen untuk bersama-sama mendorong terciptanya birokrasi yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing di kawasan Asia," ujarnya.