Tahukah Anda? Banjarmasin Perkuat Tata Kelola Koperasi Kelurahan Merah Putih, Dorong Ekonomi Lokal
Pemerintah Kota Banjarmasin serius memperkuat tata kelola Koperasi Kelurahan Merah Putih, program unggulan Presiden Prabowo, demi menggerakkan ekonomi daerah dan kesejahteraan anggota. Bagaimana strateginya?
Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, secara aktif memperkuat tata kelola Koperasi Kelurahan Merah Putih, sebuah inisiatif yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto mulai tahun 2025. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan koperasi dapat beroperasi secara profesional dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian lokal. Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, menyatakan bahwa program ini merupakan keuntungan besar bagi daerah dalam upaya peningkatan ekonomi.
Pada Senin, 4 November, Pemkot Banjarmasin memulai serangkaian bimbingan teknis (Bimtek) perkoperasian yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota. Bimtek ini bertujuan untuk membekali para pengurus dan pengawas koperasi dengan pemahaman mendalam tentang manajemen dan prinsip-prinsip koperasi yang baik. Kegiatan perdana dilaksanakan di Kecamatan Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Tengah, menandai komitmen pemerintah kota.
Dengan total 52 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah berdiri di setiap kelurahan, dampak positifnya mulai dirasakan dalam perkembangan ekonomi daerah serta kesejahteraan anggotanya. Inisiatif ini diharapkan mampu mengoptimalkan perputaran ekonomi lokal melalui gerakan koperasi yang terstruktur dan transparan. Koperasi diharapkan menjadi wadah efektif untuk berbagai produk dan program pemerintah.
Peningkatan Kapasitas Melalui Bimbingan Teknis
Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin HR, menegaskan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan Koperasi Kelurahan Merah Putih. "Hari ini kita gelar di Kecamatan Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Tengah. Kami ingin memberikan pemahaman tentang pengelolaan manajemen koperasi agar lebih profesional dan transparan," ujarnya. Pelatihan ini menjadi krusial untuk memastikan setiap koperasi dapat menjalankan fungsinya dengan optimal.
Bimbingan teknis yang diselenggarakan secara bertahap di setiap kecamatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pengurus dan pengawas. Materi yang disampaikan mencakup struktur organisasi koperasi, penyusunan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta mekanisme rapat anggota. Pemahaman ini esensial untuk membangun tata kelola koperasi yang akuntabel dan berintegritas.
Kepala Dinas Koperasi, UMK dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Isa Ansari, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali pengurus dengan pengetahuan dasar dan teknis terkait kelembagaan koperasi. Ia menekankan bahwa konsep dasar Koperasi Kelurahan Merah Putih adalah "dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota". Oleh karena itu, pemahaman yang merata tentang perkoperasian sangat vital bagi keberlanjutan dan keberhasilan program ini. Penerapan prinsip tata kelola koperasi yang baik menjadi fokus utama.
Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
Koperasi memiliki peran strategis sebagai pilar ekonomi kerakyatan, demikian disampaikan oleh Isa Ansari. Dengan adanya legalitas kelembagaan yang telah dimiliki, peningkatan kapasitas dan profesionalitas harus terus diiringi agar koperasi mampu berjalan secara mandiri dan berkelanjutan. Koperasi Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat paling dasar.
Program ini dirancang untuk mendorong optimalisasi perputaran ekonomi daerah melalui gerakan koperasi. "Dengan adanya koperasi di setiap kelurahan, diharapkan ekonomi masyarakat bisa berputar lebih maksimal. Koperasi dapat menjadi wadah untuk menyalurkan berbagai produk dan program pemerintah secara lebih efektif," jelas Wali Kota Yamin. Transparansi dan profesionalisme manajemen koperasi menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan ini.
Pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih dilakukan secara bertahap, dimulai dari penguatan kelembagaan dan keanggotaan. Tahap selanjutnya adalah pengembangan unit usaha serta perluasan jaringan ekonomi di tingkat lokal. "Koperasi harus menjadi wadah kolaborasi, inovasi dan kesejahteraan bersama," tambah Isa Ansari, menekankan pentingnya kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan wilayah. Melalui inisiatif ini, Banjarmasin berupaya mewujudkan masyarakat yang maju dan sejahtera.
Sumber: AntaraNews