Siap-Siap Pindah, Hunian PNS di IKN Sudah Bisa Digunakan
Waktu dan tahapan pemindahan ASN dibahas lebih lanjut dengan perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bimo Adi Nursanthyasto menyebut bahwa hunian aparatur sipil negara (ASN) atau PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah siap digunakan. Hunian tersebut siap menampung pemindahan ASN tahap awal.
"Prinsipnya untuk pemindahan ASN, OIKN sudah siap untuk memberikan pelayanan," ujar Bimo di Samarinda, Selasa.
Koordinasi intensif terus dilakukan pihaknya dengan Kementerian Pekerjaan Umum serta pihak pengembang perumahan dan permukiman untuk memastikan kelancaran proses ini.
Dia menambahkan bahwa waktu dan tahapan pemindahan ASN dibahas lebih lanjut dengan perwakilan kementerian dan lembaga terkait, untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi.
Bimo menjelaskan, kesiapan hunian ini didukung oleh ketersediaan rumah susun (rusun) ASN yang sebagian telah berfungsi dan akan terus bertambah.
"Rumah susun ASN sebagian sudah fungsional, mudah-mudahan Juni ini bertambah lagi jumlahnya karena ada kontrak yang selesai di bulan Juni," katanya.
Lebih lanjut, Bimo menyampaikan bahwa kendala administrasi terkait proyek Kementerian PU yang sempat terhambat kini telah diselesaikan.
Mengenai kapasitas hunian, Bimo mengungkapkan bahwa saat ini tersedia 47 tower rusun ASN. Setiap tower memiliki 60 unit, dan setiap unit dirancang dengan tiga kamar tidur.
Selain hunian, Bimo juga menyinggung kesiapan kantor kementerian koordinator (kemenko). "Kalau yang kantor Kemenko 1, 2, 3, dan 4, semoga semuanya tahun ini sudah siap untuk bisa beroperasi atau dapat difungsikan," ungkapnya.
Saat ini, OIKN masih menunggu kebijakan resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) terkait waktu pasti pemindahan ASN ke IKN.
Meskipun demikian, Bimo memastikan bahwa OIKN telah mempersiapkan segala fasilitas dan layanan yang dibutuhkan untuk para ASN.
Pegawai BIN Pindah Lebih Dulu
Pegawai Badan Intelijen Negara (BIN) akan dipindahkan secara bertahap ke Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai Juni 2025. Para pegawai BIN akan menempati hunian di rumah susun (Rusun) BIN yang telah fungsional.
"InsyaAllah mulai Juni (2025)," kata Wakil Kepala BIN Imam Sugianto usai mengunjungi IKN dalam keterangannya, Jumat (25/4).
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan Wakil Kepala BIN melakukan peninjauan langsung ke sejumlah area, termasuk area untuk berkantor dan hunian yang akan digunakan oleh pegawai BIN. Imam mengaku terkejut dengan progres pembangunan IKN.
"Tadi kami tengok sebentar, masyaallah sangat representatif sekaligus kalau sudah beroperasi bisa dipelihara sekalian," ujar Imam.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut baik rencana BIN untuk mulai menempati Rusun BIN. Dia memastikan apartemen untuk pegawai BIN siap digunakan pada 1 Juni 2205.
"Untuk rusun, nanti bisa dilanjutkan koordinasi dengan tim kami untuk menyiapkan hunian supaya nanti 1 Juni sudah masuk," ujar Basuki.