RUPST Setujui Telkom Buyback Saham Rp3 Triliun, Berikut Tanggalnya
Pada penutupan perdagangan hari ini, saham TLKM ditutup menguat 1,07 persen ke level 2.830 dari sebelumnya 2.800.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia Persero) Tbk menyetujui pembelian kembali atau buyback saham senilai nilai Rp3 triliun. Anggaran tersebut disiapkan untuk membeli kembali saham maksimal 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Direktur Wholesale & International Service, Honesti Basyir mengatakan, aksi buyback ini untuk meningkatkan harga saham yang dinilai masih undervalue. Pada penutupan perdagangan hari ini, saham TLKM ditutup menguat 1,07 persen ke level 2.830 dari sebelumnya 2.800. Namun demikian, saham Telkom belum bisa menembus level 3.000 sejak awal tahun 2025.
"Memang rencana kita untuk buyback itu adalah salah satu cara untuk kita menaikkan harga saham yang selama ini undervalue,” ujar dia dalam sesi konferensi pers RUPST Telkom, di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, Selasa (27/5).
Selain aksi buyback, manajemen Telkom juga bakal memperkuat fundamental bisnis untuk meningkatkan kinerja di tahun 2025. Selanjutnya, perseroan juga akan mendorong pengembangan bisnis secara organik dengan melakukan modernisasi infrastruktur Telkom.
"Dan juga yang ada di data center, dan tentunya beberapa transformasi bisnis yang kita lakukan, baik itu yang sifatnya organik dan sifatnya non-organik," imbuhnya.
Transformasi Digital
Kemudian, Telkom akan melanjutkan transformasi digital yang telah dijalankan Perseroan selama tiga tahun terakhir. Honesti optimis, kinerja perusahaan dapat mencapai target yang telah ditetapkan dalam RUPST 2025.
"Sehingga, kami cukup optimis bahwa inisiatif-inisiatif ini akan menaikkan harga saham tahun depan,” bebernya.
Honesti menekankan bahwa proses buyback akan berlangsung selama 12 bulan, terhitung mulai 28 Mei 2025 sampai 27 Mei 2026. Perseroan menargetkan harga saham akan mencapai kisaran level 3.000.