Polresta Banjarmasin Sukses Rampungkan Panen Jagung 44 Ton di Lahan Rawa, Dukung Ketahanan Pangan
Polresta Banjarmasin berhasil merampungkan panen jagung 44 ton di lahan rawa Kabupaten Banjar, menjadi kontribusi signifikan untuk ketahanan pangan daerah dan menunjukkan potensi optimalisasi lahan.
Polresta Banjarmasin, bagian dari jajaran Polda Kalimantan Selatan, baru saja merampungkan kegiatan panen jagung. Panen ini sukses dilaksanakan di lahan rawa yang berlokasi strategis di Jalan Gubernur Syarkawi KM 5, Kabupaten Banjar. Inisiatif ini merupakan bagian penting dari program optimalisasi lahan nonproduktif untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
Kegiatan panen ini merupakan puncak dari pengelolaan lahan jagung seluas 11 hektare yang telah dikerjakan secara intensif. Penanaman dimulai sejak 11 Oktober 2025, melibatkan kolaborasi erat dengan kelompok tani setempat. Sinergi antara kepolisian dan petani menjadi kunci keberhasilan proyek ini.
Kabag SDM Polresta Banjarmasin, Kompol Kusdarmaji, menyampaikan bahwa hasil panen jagung kuartal IV ini sangat memuaskan. Total 44 ton jagung berhasil dipanen, melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. Pencapaian ini menegaskan potensi besar lahan rawa untuk pertanian produktif.
Keberhasilan Panen dan Optimalisasi Lahan Rawa
Keberhasilan panen jagung oleh Polresta Banjarmasin ini menjadi sorotan utama dalam upaya peningkatan ketahanan pangan lokal. Dari lahan seluas 11 hektare, berhasil dipanen sebanyak 44 ton jagung. Angka ini menunjukkan produktivitas yang tinggi dari lahan rawa yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.
Proses penanaman jagung di lahan rawa ini dimulai pada pertengahan Oktober 2025. Tujuan utamanya adalah mengubah lahan nonproduktif menjadi sumber pangan yang berkelanjutan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan potensi lahan serupa.
Kompol Kusdarmaji menjelaskan bahwa dukungan dari Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, sangat vital. Dukungan ini diberikan mengingat keterbatasan lahan pertanian yang memadai di wilayah Kota Banjarmasin. Pemanfaatan lahan rawa di Kabupaten Banjar terbukti menjadi solusi efektif untuk tantangan ini.
Melalui pengelolaan yang terencana dan kerja sama yang solid, Polresta Banjarmasin mampu mengembangkan pertanian jagung secara optimal. Keterlibatan aktif kelompok tani setempat juga memastikan bahwa praktik pertanian dilakukan dengan pengetahuan lokal yang mendalam.
Kolaborasi Strategis dan Prospek Masa Depan
Kolaborasi antara Polresta Banjarmasin dan kelompok tani setempat mencerminkan pendekatan holistik dalam pembangunan pertanian. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Petani mendapatkan bimbingan dan dukungan untuk meningkatkan kapasitas produksi mereka.
Dukungan Kapolda Kalsel tidak hanya bersifat moril, tetapi juga memastikan kelancaran operasional proyek. Hal ini memungkinkan Polresta Banjarmasin untuk fokus pada pengembangan pertanian jagung berskala besar. Ketersediaan lahan rawa di Kabupaten Banjar menjadi aset berharga yang berhasil dimanfaatkan.
Saat ini, lahan yang telah selesai dipanen sedang dalam tahap pembersihan menyeluruh. Persiapan ini penting untuk siklus penanaman berikutnya. Polresta Banjarmasin berencana untuk kembali menanam jagung di lokasi yang sama setelah koordinasi lebih lanjut.
Harapan besar diletakkan pada peningkatan hasil panen di masa mendatang. Dengan pengalaman yang telah didapat dan evaluasi berkelanjutan, diharapkan produktivitas lahan dapat terus ditingkatkan. Proyek ini berkontribusi signifikan terhadap ketersediaan pangan di Kalimantan Selatan.
Sumber: AntaraNews