Polda Kaltara Panen Jagung 5,3 Hektare, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Polda Kaltara panen jagung di lahan 5,3 hektare, menegaskan komitmen mendukung ketahanan pangan nasional. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi petani dan menjadikan Kaltara lumbung pangan.
Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) baru saja melaksanakan panen raya jagung di lahan seluas 5,3 hektare. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Panen raya berlangsung di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, pada Kamis (8/1).
Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, memimpin langsung pelaksanaan Panen Raya Jagung kuartal IV Tahun 2025 tersebut. Ia menegaskan komitmen Polda Kaltara untuk terus mendorong pemanfaatan lahan produktif dan memperkuat sinergi antar instansi. Hal ini termasuk kolaborasi dengan kelompok tani di wilayah tersebut.
Selain itu, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Kondisi ini diperlukan agar seluruh aktivitas pertanian dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa hambatan. Dukungan nyata ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Kaltara.
Optimalisasi Lahan dan Hasil Panen Jagung di Kaltara
Sebagai langkah konkret, Kapolda Kaltara bersama Dinas Pertanian secara simbolis menyerahkan bibit jagung kepada para petani dan Kepala Desa Antutan. Penyerahan bibit ini diharapkan dapat memotivasi petani untuk terus mengembangkan pertanian jagung. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi panen jagung yang dilakukan oleh Kapolda dan seluruh tamu undangan yang hadir di lahan binaan Polresta Bulungan.
Panen raya jagung serentak kuartal IV tahun 2025 di Kaltara ini telah berlangsung di dua kabupaten, yaitu Bulungan dan Malinau. Dari total lahan 5,3 hektare yang dipanen, berhasil didapatkan hasil panen sebanyak lebih dari 5 ton jagung. Capaian ini menunjukkan potensi besar pertanian jagung di wilayah tersebut.
Polda Kaltara dan tamu undangan juga mengikuti secara virtual pelaksanaan panen raya jagung di Bekasi. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolri, Menteri Pertanian, dan Ketua Komisi IV DPR RI. Partisipasi virtual ini menunjukkan koordinasi dan sinergi program ketahanan pangan di tingkat nasional.
Proyeksi Panen dan Strategi Keberlanjutan Ketahanan Pangan
Diperkirakan pada Januari 2026 ini, seluruh wilayah Kaltara akan melaksanakan panen raya jagung secara menyeluruh. Potensi panen jagung di seluruh Kaltara diperkirakan mencapai luas lahan 20,68 hektare. Dari luasan tersebut, hasil panen jagung diproyeksikan mencapai 20 ton.
Hasil panen ini mencakup berbagai jenis jagung, termasuk Jagung Tongkol Kering Panen (JTKP), Jagung Pipilan Kering kadar air 28 persen, dan Jagung Pipilan Kering kadar air 14 persen. Keberagaman jenis jagung ini menunjukkan kualitas dan potensi pasar yang luas.
Untuk menjamin stabilitas harga dan pasar bagi petani, hasil panen jagung ini direncanakan akan diserap oleh Bulog. Langkah ini sangat penting untuk memberikan kepastian ekonomi kepada petani. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan semangat para petani dalam berproduksi.
Capaian panen raya ini menegaskan bahwa Kalimantan Utara memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan nasional. Dengan dukungan penuh dari Polda Kaltara, Polres jajaran, serta sinergi lintas sektor, Provinsi Kaltara tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Sumber: AntaraNews