Nobar Piala Dunia Bulungan Meriahkan CFD Tepian Kayan, Dorong Ekonomi UMKM Lokal
Kemeriahan Nobar Piala Dunia Bulungan di Tepian Sungai Kayan tak hanya menyatukan pecinta bola, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi UMKM lokal. Jangan lewatkan keseruannya!
Masyarakat Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), memadati kawasan Car Free Day (CFD) Tebu Kayan, Tepian Sungai Kayan, Tanjung Selor, pada Minggu pagi. Mereka antusias mengikuti acara nonton bareng (nobar) laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 antara Maroko dan Brasil yang diselenggarakan oleh TVRI Stasiun Kaltara. Acara ini menjadi magnet bagi warga untuk berolahraga sekaligus menikmati beragam kuliner khas daerah.
Bupati Bulungan, Syarwani, turut hadir dalam kemeriahan nobar tersebut, menyatakan kegembiraannya atas inisiatif TVRI Stasiun Kaltara. Ia mengapresiasi fasilitas yang diberikan kepada masyarakat Bulungan untuk menyaksikan pertandingan sepak bola akbar ini. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk menikmati suasana santai di pagi hari.
Nobar Piala Dunia Bulungan ini diharapkan Syarwani dapat menjadi wadah pemersatu bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya para penggemar sepak bola. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi. Ramainya pengunjung CFD Tebu Kayan secara langsung meningkatkan penjualan produk-produk lokal.
Semangat Kebersamaan dan Olahraga di Tepian Sungai Kayan
Suasana di Tepian Sungai Kayan begitu hidup dengan kehadiran ratusan warga yang membaur menyaksikan pertandingan Maroko melawan Brasil. Bupati Syarwani bersama Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, serta beberapa pejabat instansi vertikal provinsi dan kabupaten, tampak menikmati jalannya laga. Mereka bertahan hingga peluit panjang ditiup, menandai berakhirnya pertandingan dengan skor imbang 1-1 antara Maroko dan Brasil.
Syarwani mengungkapkan rasa senangnya dan berterima kasih kepada TVRI Stasiun Kaltara atas penyelenggaraan nobar ini. Menurutnya, acara ini memungkinkan masyarakat untuk berolahraga sambil menikmati kuliner yang tersedia. Inisiatif semacam ini sangat positif karena menggabungkan aktivitas fisik dengan hiburan yang digemari banyak orang.
Kegiatan nobar ini tidak hanya sekadar menonton pertandingan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi. Masyarakat dapat berkumpul, berinteraksi, dan merasakan semangat kebersamaan. Hal ini sejalan dengan harapan Bupati untuk menjadikan event olahraga empat tahunan ini sebagai pemersatu warga Bulungan.
Nobar Piala Dunia Dorong Ekonomi UMKM Lokal
Kehadiran Nobar Piala Dunia Bulungan di kawasan CFD Tebu Kayan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pengusaha UMKM. Bupati Bulungan secara khusus menyoroti bagaimana keramaian acara ini turut menggerakkan roda perekonomian lokal. Para pedagang kuliner dan berbagai produk lainnya merasakan peningkatan penjualan yang cukup drastis.
Sinta, salah seorang pengusaha UMKM yang menjual jajanan lokal di Tebu Kayan, menyatakan kegembiraannya. Ia mengaku dagangannya laris manis berkat adanya nobar Piala Dunia ini. "Alhamdulillah nobar piala dunia membawa berkah dengan banyaknya dagangan saya yang laku," ujarnya. Sinta berharap acara serupa dapat terus diadakan setiap hari Minggu selama Piala Dunia berlangsung.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Bupati Syarwani. Ia berharap selama perhelatan Piala Dunia 2026, setiap hari Minggu tetap dilaksanakan nobar di lokasi tersebut. Ini akan memberikan kesempatan berkelanjutan bagi UMKM untuk mendapatkan rezeki tambahan. Dukungan terhadap UMKM menjadi salah satu fokus pemerintah daerah.
Prediksi Juara dan Harapan Nobar Berkelanjutan
Meskipun pertandingan perdana Grup C antara Maroko dan Brasil berakhir imbang, Bupati Syarwani memiliki tim unggulan tersendiri untuk Piala Dunia 2026. Ia mengungkapkan bahwa bukan Maroko maupun Brasil yang menjadi jagoannya. Syarwani memprediksi ada satu negara yang berpotensi tampil minimal di partai final.
"Kalau saya prediksi Portugal," kata Syarwani, mengungkapkan tim favoritnya. Ia berharap TVRI Stasiun Kaltara juga dapat menyiarkan langsung pertandingan tim unggulannya nanti melalui kegiatan nobar. Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa acara semacam ini sangat dinantikan.
Agung, seorang pengunjung dari Tiga Tawai, Tanjung Selor Hilir, juga menyatakan kepuasannya atas penyelenggaraan nobar gratis ini. Ia merasa senang karena bisa berolahraga, kulineran, dan menikmati aktivitas di Sungai Kayan secara bersamaan. "Keren ini karena nobarnya di kawasan Tebu Kayan, jadi bisa sambil kulineran dan olahraga dengan menikmati aktivitas masyarakat di Sungai Kayan," ungkap Agung.
Sumber: AntaraNews