Polda Kaltara Perkuat Ketahanan Pangan dengan Kelola 808 Hektare Lahan Pertanian

Polda Kaltara menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan lahan pertanian seluas 808,1 hektare dan pembinaan 193 kelompok tani.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Kaltara Perkuat Ketahanan Pangan dengan Kelola 808 Hektare Lahan Pertanian
Polda Kaltara menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan lahan pertanian seluas 808,1 hektare dan pembinaan 193 kelompok tani. (AntaraNews)

Polda Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Instansi kepolisian ini secara aktif mengelola potensi lahan pertanian seluas 808,1 hektare. Upaya ini juga didukung oleh pembinaan terhadap 193 kelompok tani di seluruh wilayah Kaltara.

Hingga Triwulan I tahun 2026, progres penanaman jagung yang menjadi fokus utama telah mencapai 66,31 hektare. Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, memimpin langsung kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak. Acara penting ini dipusatkan di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, pada hari Sabtu.

Secara keseluruhan, tanam serentak yang dilaksanakan pada hari tersebut mencakup area seluas 9,55 hektare di berbagai lokasi di Kaltara. Jagung dipilih sebagai komoditas strategis karena perannya vital dalam pasokan pangan. Program ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian pangan daerah.

Polda Kaltara secara konsisten mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian dalam rangka mendukung program ketahanan pangan. Total 808,1 hektare lahan dikelola dengan fokus utama pada peningkatan produksi jagung. Komoditas jagung dinilai sangat strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan serta pakan di wilayah Kaltara.

Realisasi penanaman jagung hingga akhir Triwulan I 2026 telah mencapai 66,31 hektare, menunjukkan kemajuan signifikan. Kapolda Kaltara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, memimpin langsung kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Periode Kuartal I. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen kuat dalam sektor pertanian.

Pusat kegiatan tanam serentak berlokasi di Desa Bumi Rahayu, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, yang menjadi titik fokus utama. Pada hari yang sama, penanaman jagung juga dilakukan secara serentak di berbagai lokasi lain di Kaltara. Total lahan yang ditanami mencapai 9,55 hektare, menunjukkan skala program yang luas.

Di lokasi utama Desa Bumi Rahayu, penanaman dilakukan di lahan seluas 0,5 hektare yang dikelola oleh Tarmanto. Kapolda Djati Wiyoto Abadhy secara khusus menyampaikan apresiasi. Penghargaan diberikan kepada Kepala Desa Bumi Rahayu, Sri Widodo, dan Tarmanto atas dedikasi mereka. Kontribusi mereka sangat penting dalam menyukseskan program ketahanan pangan ini.

Selain fokus pada aspek hulu, Polda Kaltara juga memberikan perhatian serius terhadap hilirisasi produk pertanian. Data terbaru menunjukkan penyerapan jagung oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) pada tahun 2026 telah mencapai 2.235 ton. Sebagian besar hasil panen lainnya masih dalam tahap pengeringan sebelum siap diserap oleh pasar.

Pemanfaatan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) ditekankan sebagai instrumen penting untuk mendukung para petani. KUR memungkinkan petani mendapatkan modal yang diperlukan untuk berbagai keperluan. Ini mencakup pengolahan lahan, pembelian bibit unggul, hingga penyediaan pupuk yang memadai.

Kapolda Djati menegaskan bahwa akses terhadap KUR sangat krusial agar modal usaha petani terpenuhi secara optimal. Dengan dukungan finansial ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kaltara dapat terus meningkat. Program ini mencerminkan pendekatan komprehensif terhadap pengembangan sektor pertanian.

Rangkaian kegiatan penanaman dan koordinasi diakhiri dengan acara buka puasa bersama yang penuh kehangatan. Momen ini menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi. Jajaran Polda Kaltara, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), masyarakat, dan kelompok tani setempat berkumpul bersama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi