PLN EPI Gandeng Pandawara dan Mapala Angkut 27 Ton Sampah dari Teluk Labuan
Total 27 ton sampah anorganik berhasil dikumpulkan dan diangkut menggunakan 32 rit truk ke TPA Bangkonol Pandeglang.
Zero Waste Warriors PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan, Pandawara Grup dan Komunitas Lingkungan melaksanakan aksi nyata pembersihan pantai (Coastal Clean Up) di kawasan Teluk Labuan, Pandeglang, Banten. Langkah ini sekaligus dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia tahun 2025.
Tak kurang dari 250 relawan termasuk siswa SMP dan SMA serta warga masyarakat di wilayah Pandeglang bersama-sama 50 orang Pegawai PLN EPI dan PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan yang tergabung dalam Employee Volunteer Program (EVP) hadir untuk membersihkan garis pantai dari tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga.
Total 27 ton sampah anorganik berhasil dikumpulkan dan diangkut menggunakan 32 rit truk ke TPA Bangkonol Pandeglang. Satu unit excavator turut dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi sampah.
Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara menjelaskan, kegiatan ini selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-14 Menjaga Ekosistem Laut, dengan menekan polusi yang bersumber dari darat.
Partisipasi komunitas seperti Pandawara, serta berbagai lembaga pendidikan dan aparat pemerintahan daerah, memperlihatkan kekuatan sinergi lintas generasi dan institusi. Tidak hanya bersih-bersih, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi langsung tentang ancaman sampah plastik dan pentingnya pelestarian ekosistem pesisir.
"Aksi ini bukan hanya tentang membersihkan pantai, tapi membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga laut adalah tanggung jawab bersama. Kami percaya bahwa gotong royong adalah kunci menghadirkan perubahan positif bagi lingkungan," tegas Iwan.
Gerakan Lingkungan Hidup Tak Sekadar Wacana
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa gerakan lingkungan hidup bukan hanya wacana, tetapi aksi nyata yang bisa dimulai dari mana saja termasuk dari tepi pantai. Meski belum ada pemrosesan lanjutan terhadap hasil clean up, keterlibatan banyak pihak menunjukkan besarnya antusiasme untuk bergerak bersama demi bumi yang lebih bersih.
"Bumi bukan warisan dari nenek moyang, tetapi titipan untuk anak cucu. Dan setiap upaya sekecil apapun, bisa menjadi bagian dari perubahan besar," kata Iwan.
M. Rafly Pasha Putra Pratama dari Pandawara Grup menyatakan kepedulian mendalam terhadap kondisi lingkungan, khususnya wilayah pesisir yang terdampak sampah. Aksi bersih-bersih yang dilakukan di Pantai Teluk Labuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
"Kami percaya bahwa aksi nyata sekecil apapun akan memberikan dampak positif jika dilakukan bersama-sama. Kami berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi dan pengingat bagi kita semua bahwa menjaga lingkungan adalah kewajiban, bukan pilihan." tutur Rafly.