Prabowo Bertemu Pandawara Group di Istana, Mau Bikin Gebrakan Apa?
Presiden Prabowo Subianto menerima komunitas pemuda Pandawara Group di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/3).
Presiden Prabowo Subianto menerima komunitas pemuda Pandawara Group di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/3). Pandarawa adalah kelompok pemuda asal Bandung yang terkenal dengan aksi membersihkan sampah di sungai dan pantai.
Salah satu personel Pandawara, Gilang Rahma mengungkapkan, pertemuannya dengan Prabowo untuk membahas isu lingkungan dam sampah.
"Soal isu lingkungan sampah lah. specifically membicarakan soal lingkungan sampah," kata Gilang di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (11/3).
Harapan Gilang, hasil pertemuan dengan Prabowo bisa menghasilkan inovasi yang positif untuk lingkungan di Indonesia.
"Semoga hasil dari pertemuan ini kita bisa lebih bersinergi dan bisa lebih membuat inovasi yang keren lah untuk kemajuan lingkungan yang ada di Indonesia," ucapnya.
Tentang Pandawara
Pandawara Group saat menjadi buah bibir lantaran mereka memanfaatkan platform TikTok, menyebarkan aksi bersih-bersih sampah yang menumpuk.
Kelompok pemuda peduli lingkungan asal Bandung, Jawa Barat, ini kerap berseliweran di media sosial TikTok saat sedang membersihkan sampah di sungai hingga pantai yang kotor dan tercemar. Konten video mereka sangat positif dan inspiratif bagi generasi muda khususnya generasi Z.
Kelompok yang beranggotakan lima orang pemuda ini, yakni Rifki Sa'dullah (22), Gilang Rahma (22), Muchamad Ikhsan (21), Rafly Pasya (22), dan Agung Permana (22) sukses menggerakkan generasi muda dan masyarakat umum untuk melakukan aksi bersih-bersih lingkungan. Pada saat ini akun mereka diikuti oleh 8,4 juta pengguna di platform TikTok.
Gilang mengakui, Pandawara tidak pernah mengira apabila konten mereka akan mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat Indonesia.
Pada awalnya mereka melakukan aksi bersih-bersih lingkungan karena memang sudah geram dengan persoalan banjir yang tidak kunjung teratasi dengan baik.
Kegeraman ini bersifat personal karena rumah salah satu anggota Pandawara setiap musim hujan rutin dilanda musibah banjir.
Kemudian mereka mencari tahu penyebab banjir kerap terjadi. Hingga mereka menemukan bahwa sampah yang menumpuk di sungai menjadi salah satu penyebab banjir tersebut.
"Awalnya Pandawara itu berangkat dari keresahan dan kegelisahan kita karena memang banjir itu terjadi terus-menerus. Dari kita kecil sampai remaja hingga dewasa masalah banjir tersebut belum menemukan solusi yang tepat," kata Gilang Rahma, Rabu (22/11).
Pandawara kemudian turun sendiri ke sungai membersihkan sampah yang mengakibatkan banjir. Di enam bulan pertama, aksi Pandawara Group tidak direkam dalam bentuk video.
Mereka tidak membagikan sama sekali ke media sosial. Aksi bersih-bersih sampah di sungai tersebut kemudian didokumentasikan oleh Pandawara Group karena mereka memiliki hobi fotografi dan videografi.
Sejak memulai aksi bersih-bersih di pertengahan tahun 2022 hingga saat ini Pandawara Group telah membersihkan lingkungan di 187 titik lokasi di seluruh Indonesia. Pandawara juga telah mengangkut lebih dari 620 ton sampah hingga saat ini.
"Sejauh ini impact-nya berdampak positif di masyarakat sehingga ada beberapa kelompok masyarakat yang mengikuti pergerakan kita seperti bersih-bersih sungai, bersih-bersih lingkungan," ujar Muhammad Rifqi.