Pramono Anung Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah di Jakarta Mulai Mei 2026

Pramono menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga telah menyiapkan langkah implementasi melalui Instruksi Gubernur.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Pramono Anung Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah di Jakarta Mulai Mei 2026
Pramono Anung Dorong Revolusi Pengelolaan Sampah di Jakarta Mulai Mei 2026 (Merdeka.com)

Pramono Anung menyatakan gerakan pemilahan sampah di Jakarta akan mulai dicanangkan pada 10 Mei 2026 sebagai langkah serius dalam memperkuat pengelolaan sampah di ibu kota. Program tersebut nantinya diterapkan secara menyeluruh di seluruh wilayah kota administrasi guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Pramono menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga telah menyiapkan langkah implementasi melalui Instruksi Gubernur (Ingub) yang sudah diteken dan disosialisasikan hingga tingkat kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Sekarang ini Ingubnya (Instruksi Gubernur) kan sudah saya tanda tangani dan sudah disosialisasikan. Semua Walikota termasuk Bupati Pulau Seribu juga terlibat di dalam sosialisasi di wilayahnya masing-masing,” kata Pramono di Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).

Pramono berujar, uji coba pemilahan sampah sebelumnya telah dilakukan di kawasan Rorotan dan Cilincing, Jakarta Utara. Hasil pelaksanaan selama sekitar tiga bulan itu disebut cukup positif sehingga kini diperluas menjadi gerakan tingkat provinsi.

“Sebenarnya sudah kurang lebih tiga bulan ini di Rorotan, di Cilincing, kita juga sudah melakukan hal yang sama dan hasilnya cukup baik,” katanya.

Ia mengatakan, pencanangan pada 10 Mei 2026 akan berlangsung di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pramono memastikan program pilah sampah di Jakarta akan diterapkan secara serius.

“Sehingga dengan demikian besok tanggal 10 itu adalah pencanangan gerakan. Dan saya gerakan ini nggak mau setengah-setengah,” ucap Pramono. 

Rekomendasi