Peta Jalan Industri Agromaritim NTB 2025-2029: Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyusun Peta Jalan Industri Agromaritim 2025-2029 sebagai strategi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui hilirisasi dan penguatan sektor unggulan.
Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) telah merampungkan penyusunan Peta Jalan Industri Agromaritim untuk periode 2025-2029. Dokumen strategis ini dirancang sebagai panduan komprehensif untuk menata arah pembangunan industri di wilayah tersebut. Tujuannya adalah menciptakan sektor industri yang lebih terintegrasi, memiliki daya saing tinggi, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, menjelaskan bahwa peta jalan ini mencakup 38 komoditas unggulan agromaritim yang telah dikonsepkan dan diprioritaskan. Fokus utama adalah membangun ekosistem industri secara menyeluruh, mulai dari sektor hulu hingga hilir, untuk memaksimalkan nilai tambah.
Penyusunan peta jalan ini sejalan dengan kebijakan nasional, termasuk arahan Peraturan Presiden terkait hilirisasi industri. Inisiatif ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian NTB.
Fokus Strategis Peta Jalan Industri Agromaritim NTB
Dalam lima tahun ke depan, Pemerintah NTB akan memfokuskan strateginya pada tiga pilar utama. Pertama adalah penguatan sektor hulu, yang menjadi fondasi bagi ketersediaan bahan baku berkualitas untuk industri hilir. Langkah ini krusial untuk memastikan pasokan yang stabil dan berkelanjutan bagi proses produksi.
Kedua, pengembangan sentra industri akan dilakukan secara merata di 10 kabupaten/kota di NTB. Pendekatan ini bertujuan untuk menyebarkan dampak ekonomi ke seluruh wilayah, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kesenjangan pembangunan. Setiap sentra akan dikembangkan berdasarkan potensi komoditas unggulan lokal.
Ketiga, penguatan industri halal menjadi keunggulan daerah yang akan terus didorong. NTB memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produk halal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global. Pengembangan ini akan mencakup sertifikasi, standar produksi, dan pemasaran produk halal.
Penguatan Ekosistem Industri Agromaritim
Pengembangan ekosistem industri agromaritim merupakan langkah strategis yang diambil Pemerintah NTB untuk mendorong peningkatan produksi dan nilai tambah komoditas unggulan daerah. Nuryanti menegaskan bahwa pendekatan ini akan menciptakan sinergi antara berbagai sektor. Dari pertanian, perikanan, hingga pengolahan dan pemasaran, semua elemen akan terhubung dalam satu rantai nilai yang efisien.
Ekosistem yang kuat akan memfasilitasi inovasi, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hal ini akan memungkinkan produk-produk agromaritim NTB memiliki daya saing lebih tinggi di pasar domestik maupun internasional. "Kami membangun ekosistem industri secara menyeluruh mulai dari hulu hingga hilir," ujar Nuryanti.
Dengan posisi NTB sebagai pusat investasi, industri agromaritim diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Investasi yang masuk akan diarahkan untuk mendukung pengembangan infrastruktur, teknologi, dan kapasitas produksi. Ini akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan industri dan menarik lebih banyak pelaku usaha.
Dukungan dan Target Pertumbuhan Ekonomi
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB akan mengawal implementasi peta jalan industri agromaritim ini secara ketat. Pengawalan ini penting untuk memastikan bahwa setiap tahapan rencana berjalan sesuai target dan memberikan dampak yang diharapkan. Bappeda akan memantau progres, mengevaluasi capaian, dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
Tujuan utama dari pengawalan ini adalah mendukung target pertumbuhan sektor industri hingga tujuh persen. Target ambisius ini mencerminkan optimisme Pemerintah NTB terhadap potensi sektor agromaritim. Pencapaian target ini akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Peta jalan industri agromaritim ini juga menjadi penguatan arah kebijakan pembangunan industri dalam mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia. Visi ini menggambarkan cita-cita NTB untuk menjadi provinsi yang maju, sejahtera, dan dikenal di kancah internasional melalui berbagai sektor unggulan, termasuk agromaritim. "Dengan penguatan ekosistem industri agromaritim, kami optimistis sektor industri dapat berkontribusi signifikan terhadap perekonomian NTB,” kata Nuryanti.
Sumber: AntaraNews