Pertamina Pastikan Kelanjutan Distribusi Energi Pascabencana Sumatera, Jamin Pasokan Aman
PT Pertamina (Persero) memastikan kelanjutan distribusi energi pascabencana di Sumatera, menjamin pasokan aman melalui skema darat, laut, dan udara untuk daerah terdampak.
Pertamina Pastikan Kelanjutan Distribusi Energi Pascabencana Sumatera
PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan keberlanjutan distribusi energi ke tiga provinsi yang terdampak bencana alam di Sumatera. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan energi vital bagi masyarakat dan mendukung upaya penanganan dampak bencana yang terjadi.
Tiga provinsi yang menjadi fokus utama dalam upaya ini adalah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang mengalami kondisi tidak mudah pascabencana. Pertamina mengerahkan semua kekuatan untuk mendistribusikan energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan gas, demi menjaga stabilitas pasokan di wilayah tersebut.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa perusahaan menggunakan skenario alternatif untuk mengatasi tantangan distribusi yang ada. Pernyataan ini disampaikan saat berada di Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu.
Strategi Optimalisasi Distribusi Energi di Sumatera
Pertamina menerapkan tiga skema utama untuk optimalisasi distribusi energi di wilayah terdampak bencana. Skema ini mencakup pengiriman melalui jalur darat, laut, dan udara, yang disesuaikan dengan kondisi geografis serta tingkat kesulitan akses di setiap lokasi.
Untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, Pertamina secara proaktif mengoptimalkan penggunaan jalur laut dan udara. Fleksibilitas dalam penggunaan berbagai moda transportasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan pasokan energi dapat menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan, bahkan di lokasi terpencil.
Penggunaan berbagai moda transportasi ini menunjukkan komitmen kuat Pertamina dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi. Upaya ini sangat penting untuk mendukung aktivitas pemulihan dan menjaga kehidupan sehari-hari masyarakat di tengah situasi darurat bencana yang menantang.
Dukungan Eksternal dan Kolaborasi dalam Distribusi
Selama masa tanggap darurat bencana, Pertamina mendapatkan bantuan langsung dari berbagai pihak eksternal yang turut serta dalam percepatan distribusi. Kapal penumpang roll-on/roll-off (roro) dan armada milik TNI Angkatan Laut (AL) menjadi salah satu dukungan krusial dalam upaya ini.
Dukungan eksternal ini sangat membantu dalam menyeberangkan truk tangki BBM ke daerah-daerah yang sulit dijangkau via darat. Kolaborasi ini mempercepat proses pengiriman dan memastikan pasokan BBM sampai tepat waktu ke lokasi terdampak bencana, meminimalkan potensi kelangkaan.
Apabila distribusi melalui darat dan laut masih menghadapi kendala, Pertamina bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk menyalurkan pasokan energi. Mereka menggunakan metode sling load via udara, menunjukkan adaptasi terhadap kondisi ekstrem dan tantangan logistik yang ada.
Tidak hanya itu, Pertamina juga menyalurkan bahan bakar minyak, terutama solar dan jenis lainnya, menggunakan drum yang diangkut oleh pesawat Air Tractor. Pesawat ini memiliki kapasitas 3.500 hingga 4.000 liter, menjamin distribusi energi yang efisien dan cepat ke area yang membutuhkan.
Bantuan dan Posko Dukungan Komunitas
Khusus di Sumatera Barat, Pertamina memberikan sejumlah bantuan langsung kepada masyarakat terdampak bencana sebagai bentuk kepedulian. Bantuan tersebut meliputi bright gas yang didistribusikan di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, dan Kota Padang.
Selain itu, Pertamina juga menyalurkan 17.439 liter BBM yang terdiri dari Dexlite dan Pertamax untuk kebutuhan mendesak masyarakat. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah bencana.
Secara umum, Pertamina telah mendirikan 111 dapur umum dan 164 posko satelit yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana alam. Keberadaan posko-posko ini berperan penting dalam mempercepat upaya pemerintah menangani dampak kerusakan akibat bencana yang terjadi.
Keberadaan posko dan dapur umum ini menunjukkan peran aktif Pertamina dalam mendukung penanganan bencana dan pemulihan pascabencana. Hal ini sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar selama masa sulit dan pemulihan berlangsung.
Sumber: AntaraNews