Pertamina RJBT Kirim Puluhan AMT, Pastikan Suplai BBM Sumatera Aman Pascabencana

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) mengirim 29 Awak Mobil Tangki untuk memastikan Pertamina Suplai BBM Sumatera tetap aman pascabencana dan cuaca ekstrem.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pertamina RJBT Kirim Puluhan AMT, Pastikan Suplai BBM Sumatera Aman Pascabencana
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) mengirim 29 Awak Mobil Tangki untuk memastikan Pertamina Suplai BBM Sumatera tetap aman pascabencana dan cuaca ekstrem. (AntaraNews)

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) sigap mengirimkan bantuan personel ke Sumatera. Sebanyak 29 Awak Mobil Tangki (AMT) dan satu supervisor diberangkatkan dari Yogyakarta. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah terdampak bencana.

Pengiriman ini menyasar Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wilayah-wilayah tersebut saat ini tengah berupaya memulihkan kondisi pascabencana alam. Dukungan ini diharapkan dapat memastikan layanan energi tetap berjalan lancar bagi masyarakat.

Area Manager Comm, Rel dan CSR Pertamina Patra Niaga Jateng-DIY, Taufiq Kurniawan, menegaskan komitmen ini. Ia memastikan bahwa pengiriman AMT tidak akan mengganggu distribusi BBM di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Pasokan BBM dan LPG di sana tetap aman dan terjaga.

Dukungan lintas wilayah dari Pertamina Patra Niaga RJBT ini memiliki tujuan strategis. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat di Sumatera. Selain itu, bantuan ini juga penting untuk mendukung upaya penyelamatan korban bencana.

Pembukaan kembali jalur yang sempat terisolasi pascabencana juga menjadi prioritas utama. Dengan kehadiran AMT, distribusi BBM dapat kembali normal. Ini krusial untuk mobilitas dan operasional di daerah terdampak.

Taufiq Kurniawan menekankan pentingnya sinergi ini. "Dukungan lintas sektoral dan langkah mitigasi ini diharapkan dapat memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan energi secara aman, lancar, dan berkelanjutan," ujarnya. Komitmen ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam menjaga Pertamina Suplai BBM Sumatera.

Selain respons cepat terhadap bencana, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan langkah antisipatif. Mereka menghadapi potensi cuaca ekstrem yang kerap mengganggu kelancaran distribusi energi. Persiapan matang ini penting untuk menjaga Pertamina Suplai BBM Sumatera.

Perusahaan telah mempertebal stok BBM di SPBU sekitar 10–15 persen sejak H-14. Stok elpiji di agen dan pangkalan juga ditambah sekitar 5 persen. Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi tetap aman di seluruh wilayah.

Penambahan tangki dan modular pada SPBU eksisting turut dilakukan, terutama di wilayah terpencil dan kepulauan kecil. Daerah-daerah ini rawan terisolasi saat cuaca ekstrem melanda. Komunikasi intensif dengan pemerintah daerah juga terus dijalin untuk mengamankan suplai.

Pertamina Patra Niaga bahkan menyiapkan opsi perbantuan moda angkutan darurat. Mereka bekerja sama dengan Kapal Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut. Ini dilakukan apabila jalur distribusi darat maupun laut terdampak kondisi cuaca ekstrem.

Seluruh langkah ini menegaskan komitmen kuat Pertamina Patra Niaga. Mereka bertekad menjaga keandalan suplai energi nasional. Terutama dalam situasi kritis seperti bencana alam dan cuaca ekstrem.

Respons cepat dan terukur menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ini. Kehadiran AMT di Sumatera adalah bukti nyata kesiapan Pertamina. Mereka memastikan masyarakat tidak kekurangan energi vital.

Taufiq Kurniawan menegaskan kembali visi perusahaan. "Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan suplai energi nasional, terutama pada situasi bencana dan cuaca ekstrem yang membutuhkan respons cepat dan terukur," katanya. Komitmen ini bertujuan untuk menjaga stabilitas Pertamina Suplai BBM Sumatera dan seluruh Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi