Pemprov Jambi Ajak Industri Konstruksi Jambi Tingkatkan Peran dalam Pembangunan Daerah
Pemerintah Provinsi Jambi mendorong Industri Konstruksi Jambi untuk aktif berkontribusi dalam percepatan pembangunan daerah, menekankan pentingnya profesionalisme dan inovasi untuk hasil berkualitas.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi secara aktif mendorong industri konstruksi di wilayahnya untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah. Dorongan ini bertujuan agar industri konstruksi mampu membuat perencanaan dan pengawasan proyek strategis, baik di tingkat daerah maupun nasional. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan akselerasi pembangunan di Jambi dapat terwujud dengan lebih cepat dan efektif.
Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jambi, Arif Munandar, menyatakan bahwa kepengurusan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) yang profesional akan menjadi mitra strategis pemerintah. Kemitraan ini krusial dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas. Keterlibatan para konsultan memiliki peran penting dan strategis dalam berbagai aspek pembangunan.
Peran tersebut dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, monitoring, hingga evaluasi, baik di sektor konstruksi maupun non-konstruksi. Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi para konsultan untuk berkontribusi melalui pemikiran, inovasi, dan solusi. Ini diharapkan dapat mengatasi berbagai persoalan daerah, mulai dari infrastruktur hingga pengembangan ekonomi.
Peran Strategis Konsultan dalam Pembangunan Jambi
Arif Munandar, Asisten I Setda Provinsi Jambi, menegaskan bahwa konsultan memiliki peran yang sangat krusial dalam siklus pembangunan. Peran ini mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, monitoring, dan evaluasi proyek. Kontribusi mereka diharapkan signifikan, baik untuk proyek di sektor konstruksi maupun non-konstruksi di Jambi.
Pemerintah Provinsi Jambi memberikan kesempatan yang luas bagi para konsultan untuk berpartisipasi aktif. Mereka didorong untuk menyumbangkan ide, inovasi, dan solusi konkret terhadap berbagai tantangan yang dihadapi daerah. Isu-isu tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, penataan ruang, pelestarian lingkungan, serta pengembangan ekonomi daerah.
Melalui kolaborasi erat ini, diharapkan pembangunan yang dihasilkan tidak hanya cepat. Namun juga tepat sasaran, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan. Inkindo, dengan kepengurusan yang profesional, diharapkan menjadi mitra strategis yang esensial bagi pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan ini.
Profesionalisme dan Kepatuhan Regulasi Industri Konstruksi Jambi
Arif Munandar juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh anggota Inkindo Jambi. Ia menekankan konsistensi dalam mematuhi aturan dan regulasi yang telah ditetapkan. Kepatuhan ini sangat vital agar setiap pekerjaan memenuhi syarat administrasi dan pelaksanaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di tengah era digital yang terus berkembang, inovasi yang cepat dan terkini menjadi kebutuhan mendesak. Oleh karena itu, Inkindo harus terus berupaya meningkatkan profesionalisme anggotanya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap perencanaan dapat terwujud sesuai dengan hasil yang diharapkan dan memberikan dampak positif.
Kepatuhan terhadap regulasi tidak hanya menjamin integritas proyek. Tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap Industri Konstruksi Jambi. Dengan demikian, pembangunan dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Jambi.
Pemberdayaan Konsultan Lokal dalam Proyek Strategis
Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo), Erie Heryadi, menyoroti pentingnya keterlibatan aktif anggota di daerah. Partisipasi ini sangat dibutuhkan, khususnya dalam berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dilaksanakan di Jambi.
Menurut Erie, pelibatan konsultan lokal merupakan bentuk perlindungan dan upaya pemberdayaan ekonomi daerah. Skema pengadaan proyek besar, baik melalui penunjukan langsung maupun tender terbatas, harus membuka ruang kolaborasi yang luas bagi pengusaha daerah. Ini untuk memastikan mereka tidak hanya menjadi penonton.
Erie juga mendorong adanya Peraturan Gubernur (Pergub) atau peraturan daerah. Regulasi ini diharapkan dapat secara spesifik melindungi konsultan kelas menengah dan kecil (UMKM) dari persaingan konsultan luar. Inkindo Jambi harus terlibat sebagai partner, minimal melalui skema kerja sama, agar anggota tidak hanya menjadi penonton di kampung sendiri.
Sumber: AntaraNews