Pemkot Palangka Raya Tuntaskan Penanganan Jalan Lingkungan Sepanjang 20 Km Lebih pada 2025
Pemerintah Kota Palangka Raya menunjukkan komitmen serius dalam proyek **penanganan jalan lingkungan** sepanjang lebih dari 20 kilometer dan perbaikan drainase pada tahun 2025. Simak detail upaya peningkatan infrastruktur ini yang telah terealisasi 100 pe
Pemerintah Kota Palangka Raya menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan infrastruktur dasar bagi warganya. Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan), Pemkot Palangka Raya sukses menuntaskan program penanganan jalan lingkungan dan drainase pada tahun 2025.
Upaya masif ini mencakup peningkatan kualitas jalan sepanjang 20.418 meter atau lebih dari 20 kilometer di berbagai wilayah kota. Selain itu, perbaikan drainase lingkungan juga dilakukan sepanjang 1.895 meter untuk mengatasi masalah genangan air yang kerap terjadi.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan bahwa seluruh proyek terealisasi 100 persen sesuai target yang ditetapkan. Inisiatif ini bertujuan utama untuk meningkatkan konektivitas, kenyamanan, serta kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini.
Fokus Peningkatan Kualitas Jalan dan Drainase Lingkungan
Dalam program penanganan jalan lingkungan ini, beberapa ruas jalan menjadi fokus utama perbaikan dan peningkatan kualitas. Di antaranya adalah Jalan Badak XVIII, Jalan Paus III, Jalan Damai Sejahtera, Jalan Antang II, Jalan Mataram, Jalan Runting Suling, hingga Jalan Bukit Palangka VII.
Peningkatan kualitas jalan juga menyasar kawasan padat penduduk lainnya di Kota Palangka Raya, memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur. Hal ini menunjukkan bahwa Pemkot berupaya menyentuh langsung kebutuhan dasar warga di berbagai sudut kota.
Tidak hanya fokus pada jalan, Pemkot Palangka Raya juga melakukan perbaikan drainase yang signifikan untuk mencegah banjir. Salah satu contohnya adalah pembangunan box culvert di Jalan AMD, Kelurahan Petuk Katimpun, yang vital untuk penanganan aliran air.
Wali Kota Fairid Naparin menegaskan bahwa pembangunan, perbaikan, maupun pembenahan jalan dan drainase lingkungan masih menjadi program prioritas selama masa kepemimpinannya. Ini menunjukkan komitmen berkelanjutan terhadap peningkatan fasilitas publik yang berkelanjutan.
Peran Serta Masyarakat dalam Menjaga Infrastruktur Kota
Pentingnya pembangunan dan pembenahan jalan serta drainase tersebut terletak pada dampaknya yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Infrastruktur yang baik menjadi fondasi penting bagi aktivitas ekonomi, sosial, dan mobilitas warga Palangka Raya.
Konektivitas yang lebih baik akan mempermudah pergerakan warga dan distribusi barang, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Sementara itu, drainase yang berfungsi optimal sangat krusial untuk mencegah genangan air, mengurangi risiko banjir, dan menjaga kebersihan lingkungan.
Di sisi lain, Wali Kota Fairid Naparin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun pemerintah. Partisipasi aktif warga sangat diperlukan agar dampak pembangunan dapat dirasakan dan dinikmati dalam jangka panjang.
Masyarakat diimbau untuk tidak melintasi jalan melebihi kapasitas tonase yang ditentukan, guna mencegah kerusakan dini. Selain itu, tidak membuang sampah di aliran drainase, membersihkan drainase secara berkala, dan segera melaporkan potensi kerusakan kepada pemerintah juga menjadi bagian penting dari upaya pemeliharaan bersama.
Sumber: AntaraNews